Hengkang dari PKB, Petahana Maju Pilkada Kabupaten Malang Lewat PDIP

Hengkang dari PKB, Petahana Maju Pilkada Kabupaten Malang Lewat PDIP
PERISTIWA » MALANG | 20 Februari 2020 21:05 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Bupati Malang HM Sanusi secara mengejutkan lompat partai ke PDI Perjuangan (PDIP) jelang pencalonan Pemilihan Bupati 2020. Sanusi sebelumnya kader PKB dan pindah partai seiring rekomendasi pencalonannya kembali dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

"Setelah saya mendengar dari berbagai sumber bahwa PKB tidak akan mencalonkan saya kembali sebagai Calon Kepala Daerah Kabupaten Malang, maka saya memutuskan dengan sadar untuk keluar dari PKB dan secara resmi bergabung menjadi anggota dan Kader PDI Perjuangan. Saya tetap menghormati keputusan PKB yang tidak lagi mau mencalonkan saya," kata Sanusi, Kamis (20/2).

Sanusi menceritakan, akhir Januari lalu mulai berkomunikasi melalui Sri Untari Bisowarno, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur. Selanjutnya bersama-sama bertemu Sekjen PDIP Hasto Kristianto.

Akhirnya Sanusi pada 4 Februari menetapkan diri berangkat melalui partai PDIP. Keseriusan itu ditandai dengan pengurusan Kartu Tanda Anggota partai.

Sanusi secara resmi pada 10 Februari 2020 mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Kabupaten Malang melalui DPP PDIP. Saat itu sekaligus dilakukan fit and proper test.

Selama proses fit and proper test ditanyakan calon pendamping yang akan berkontestasi. Saat itu muncul usulan untuk mengusung kader internal PDIP dan yang diusulkan Didik Gatot Subroto, Ketua DPC PDIP sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Malang.

"DPP PDI Perjuangan telah mengumumkan calon bupati dan wakil bupati Malang adalah H Sanusi dan Didik Gatot Subroto. Dengan keputusan ini saya bertekad kuat untuk memenangkan PDI Perjuangan dan akan membesarkan PDI Perjuangan dan setia lahir bathin," katanya.

Sanusi sebelumnya maju sebagai Wakil Bupati Malang mendampingi Rendra Kresna melalui rekomendasi Partai Golkar, PKB dan sejumlah partai lain. Namun kasus korupsi menjerat Bupati Rendra Kresna saat itu dan mengantarkan Sanusi duduk sebagai Bupati Malang.

DPP PDIP dalam pengumumannya menetapkan Sanusi dan Didik Gatot Subroto sebagai pasangan yang akan diusung dalam Pilkada mendatang. Aksi 'lompat partai' Sanusi diakui berlangsung cepat seiring perkembangan politik di Kabupaten Malang.

"Tidak lama, jadi ceritanya begitu (seperti disampaikan Sanusi) dan berjalan sesuai perkembangan," tegas Didik Gatot Subroto, di acara Sambang Desa di Tunjungtirto, Kabupaten Malang. (mdk/cob)

Baca juga:
Ini 4 Pasangan Bacalon Kepala Daerah di Jateng Hasil Rekomendasi DPP PKB
PDIP Sebut Elektabilitas Gibran dan Bobby Nasution Meningkat
Gibran Selalu Kenakan Jaket Hadiah Hasto Kristiyanto saat Blusukan
Alasan PDIP Dahulukan Kader dan Petahana Di Pilkada Serentak 2020
Pengusaha Hendy Siswanto Daftar Maju Pilkada Jember Lewat PAN dan Demokrat
Maju Pilkada Surabaya, Mantan Kapolda Jatim Kantongi Dukungan 6 Partai

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami