Herd Immunity Mampu Lindungi Ibu Hamil & Menyusui dari Ancaman Covid-19

Herd Immunity Mampu Lindungi Ibu Hamil & Menyusui dari Ancaman Covid-19
Reisa Broto Asmoro. Liputan6.com ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 26 Januari 2021 16:43 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity mampu membantu para ibu hamil dam menyusui dari ancaman Covid-19. Demikian dikatakan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro.

"Kekebalan kelompok ini keuntungan lainnya adalah bisa melindungi orang-orang di sekitarnya yang belum bisa mendapatkan akses vaksin," kata Reisa, Selasa (26/1).

Saat ini ada 17 kriteria kelompok masyarakat yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19 dari Sinovac, antara lain yang sudah pernah menderita Covid-19, ibu hamil atau menyusui, sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, menderita penyakit Autoimun Sistemik (SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya), mengidap penyakit ginjal, menderita penyakit diabetes melitus, dan penyakit paru.

Selain itu, anak-anak dan lanjut usia juga belum bisa diberikan vaksin Covid-19 yang tersedia sekarang.

Diharapkan secepatnya ada vaksin Covid-19 yang bisa masuk ke Indonesia untuk dikonsumsi anak-anak dan lanjut usia untuk membangun respons kekebalan tubuh mereka terhadap virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Orang-orang ini lah yang nanti akan dilindungi oleh orang-orang yang punya kekebalan," tutur Reisa.

Dengan vaksinasi Covid-19, kekebalan spesifik terhadap virus penyebab Covid-19 bisa tercapai. Makin banyak yang diberikan vaksin Covid-19, makin banyak orang yang punya kekebalan spesifik tersebut, sehingga seolah membentuk "perisai perlindungan" untuk sebagian penduduk yang belum bisa mengakses vaksin Covid-19.

Kekebalan spesifik itu biasanya hanya bisa didapatkan dengan dua cara, yakni terinfeksi langsung atau karena diberikan vaksin.

"Vaksinasi Covid-19 ini tujuannya adalah membentuk imunitas. Imunitas yang dihasilkan dari vaksin adalah imunitas spesifik," ucapnya. Seperti diberitakan Antara. (mdk/rhm)

Baca juga:
76 Persen Nakes di Solo Selesai Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama
Bos BKPM Beberkan Syarat Agar Investasi RI Capai Rp900 Triliun di 2021
25.600 Vaksin Covid-19 Diterima Pemkab Bogor, Wabup Iwan akan Disuntik Perdana
Ragam Upaya Telkom Indonesia Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19
Vaksin Covid-19 Tiba di Garut, Vaksinasi Dimulai Awal Februari 2021
Usai Vaksinasi Kedua, Hanya 20 dari 128.000 Warga Israel Tertular Covid-19

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami