Hilang 3 Hari, Siswi SMP Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cimanuk

Hilang 3 Hari, Siswi SMP Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cimanuk
Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com
NEWS | 7 Juli 2021 21:34 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Seorang pelajar putri sekolah menengah pertama (SMP) asal Desa Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (4/7) dilaporkan hilang oleh keluarganya kepada pihak kepolisian. Tiga hari berselang, Rabu (7/7) jenazah sang pelajar ditemukan mengambang dan meninggal di sungai Cimanuk, wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Kanit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Wahyono Aji mengatakan bahwa awalnya pada Rabu (7/7) pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya penemuan mayat di Sungai imanuk, Kampung Dirgahayu, Desa Sukakarya, kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Ia mengungkapkan bahwa awal mulanya mayat yang mengambang itu ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar sungai cimanuk. Saat sedang bermain, mereka menemukan sesosok mayat yang sudah mengambang sehingga melaporkan kepada Rt dan Rw setempat dan dilaporkan kepada pihaknya.

"Saat kita melakukan pengecekan ke lokasi, mayat tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan, usianya diperkirakan 15 tahun. Saat ditemukan menggunakan sweater, kaos pendek warna hitam, dan bercelana panjang," ungkap Aji.

Pihaknya, saat itu langsung berkoordinasi dengan tim identifikasi polres Garut dan langsung membawa jenazah ke RSUD dr Slamet. Selain itu, pihaknya pun menyebarkan informasi terkait penemuan tersebut kepada warga melalui para Bhabinkamtibmas.

Selain itu juga, pihaknya kemudian menghubungi keluarga yang sempat melaporkan kehilangan anak beberapa waktu lalu. "Dari ciri-ciri jenazah, ada kemiripan namun harus dipastikan oleh pihak keluarga sehingga kita menghubungi mereka langsung," katanya.

Setelah pihak keluarga datang, pihaknya kemudian memperlihatkan foto jenazah juga membawa mereka ke ruang jenazah untuk lebih memastikan dari ciri-ciri khusus yang hanya diketahui oleh keluarga. Hasilnya, pihak keluarga meyakini bahwa jenazah yang ada di RSUD dr Slamet adalah keluarganya.

"Pihak keluarga menyebut bahwa jenazah ini bernama Syifa Nur Hidayah, usia 13 tahun, statusnya pelajar SMP. Syifa diketahui sudah hilang tiga hari setelah sempat main dengan teman-temannya," jelas Aji.

Teman-teman Syifa, setelah main bareng, diketahui sudah pulang ke rumahnya. Namun Syifa, kepada teman-temannya, akan lebih dulu mengambil uang untuk membeli seblak, namun rupanya komunikasi tersebut menjadi yang terakhir kalinya.

Pihak keluarga menduga hilangnya Syifa karena ia terpeleset saat tengah menyebrangi sungai Cimanuk di bagian yang dalam. "Karena pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan melakukan autopsi dan akan segera dikebumikan," tutup Aji. (mdk/eko)

Baca juga:
Kaki Tersangkut Lemparan Trawl, Seorang Nelayan Kukar Hilang di Laut
Asyik Bermain di Kolong, Bocah 10 Tahun Terseret Arus Sungai Lakam Karimun
Terseret Arus di Pantai Seminyak Bali, Pria Asal Yogyakarta Tewas
Hanyut Sejak Senin, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Babura Medan
Pria Ini Terjebak di Tengah Arus Deras Sungai Serayu, Evakuasinya Menegangkan
Pelajar SMP Diselamatkan TNI AL Setelah 3 Jam Mengapung di Laut Pulau Laki

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami