Hilang Selama 5 Hari, Ketua KPPS di Tapanuli Utara Ditemukan Bunuh Diri

PERISTIWA | 13 Mei 2019 03:32 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Berhari-hari menghilang, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 3 Desa Parbubu 1, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumut, Luhut ditemukan membusuk di hutan. Polisi menyatakan dia bunuh diri.

Jasad Luhut ditemukan di tengah hutan Tombak Sirambe, sekitar 500 meter dari Desa Parbubu 1, Sabtu (11/5) sekitar pukul 15.00 Wib. Sebelumnya dia 5 hari dicari karena tak kunjung pulang ke rumah.

Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Sumut MP Nainggolan mengatakan, jasad Luhut ditemukan warga dan personel kepolisian yang melakukan pencarian.

"Sekitar jarak 10 meter dari lokasi, warga mencium bau busuk dan melihat jejak sandal. Warga langsung mengikuti jejak itu dan mendapati mayat yang sudah busuk," katanya, Minggu (12/5).

Ketika ditemukan, jasad Luhut dalam posisi tengkurap miring. Lehernya terikat baju yang tersambung dengan tali yang terikat ke pohon. Petugas kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan di lokasi.

Menurut keterangan istri Luhut, Namaida Br Situmorang (41), suaminya permisi ke luar rumah pada Senin (6/5) sekitar pukul 15.00 WIB. Sejak itu, dia tidak pulang ke rumah.

Namaida sempat mencari ke rumah keluarganya dan warung yang biasa didatangi suaminya. Namun, Luhut tak juga ditemukan. Namun, Namaida mengaku Luhut pernah mengeluh masalah ekonomi.

"Kemungkinan dia memikirkan masalah perekonomian. Meninggalnya karena bunuh diri ya, jadi tidak ada hubungannya dengan KPPS dan Pemilu," tutup Nainggolan. (mdk/fik)

Baca juga:
Risma Beri Bantuan Keluarga KPPS Meninggal di Simokerto
Ketua Panwascam Rendang, Karangasem Bali Meninggal Dunia
Satu Anggota KPPS di Kabupaten Gowa Meninggal Dunia
Fadli Zon Dampingi Keluarga KPPS yang Meninggal Minta Penjelasan RS Pelni
Endus Ada Kecurangan, Pendemo Desak Bawaslu Solo Bentuk TPF Pemilu
Rekapitulasi Suara Nasional Pemilu 2019 Diawali Doa untuk Petugas KPPS Meninggal

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.