Honor Belum Dikasih, Relawan PON XX Geruduk Kantor Bupati Jayapura

Honor Belum Dikasih, Relawan PON XX Geruduk Kantor Bupati Jayapura
Relawan PON demo di kantor Bupati Jayapura. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 11 November 2021 17:15 Reporter : Richard Jakson Mayor

Merdeka.com - Ratusan relawan yang membantu penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Klaster Kabupaten Jayapura memalang Kantor Bupati Jayapura, di Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (11/11). Mereka menuntut upah yang belum diterima.

Aksi ini merupakan kesekian kalinya mereka lakukan karena honor yang tidak kunjung cair.

Massa yang terdiri dari volunteer, relawan di bidang transportasi, relawan bidang dampak lingkungan dan relawan atau petugas lapangan PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, menyampaikan orasi di depan pintu gerbang Kantor Bupati Jayapura, menuntut upah segera dibayarkan.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen mengatakan, relawan sempat membakar ban dan menutup akses keluar masuk pintu gerbang.

Massa akhirnya membuka penutup pagar utama kantor setelah Kasat Binmas Polres Jayapura AKP Elias Endang bernegosiasi.

"Iya tadi sempat bakar ban dan palang pintu utama kantor, karena tidak puas terkait belum terima honor dan pembayaran honor relawan yang tidak sesuai. Terkait tuntutan hak dari para relawan PON, memang tadi kita sudah memfasilitasi," kata Fredrickus kepada wartawan, Kamis (11/11).

Dalam negosiasi disepakati 10 orang dari perwakilan demonstran akan melakukan audiensi bersama Koordinator Sub Bidang SDM Sub PB PON Kabupaten Jayapura dan Bidang SDM PB PON XX Papua.

"Nanti kita telusuri akar permasalahannya di mana. Karena permasalahan pembayaran anggaran (honor) relawan ini cukup kompleks, tidak bisa melibatkan dua pihak dan harus ketiga pihak bertemu secara langsung. Makanya tadi kami sudah fasilitasi, kami cari waktu dan berkoordinasi ke sana. Mudah-mudahan secepatnya kita bisa bertemu untuk menyelesaikan permasalahan ini," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Sub Bidang SDM Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Ted Y Mokay mengatakan, pembayaran honor relawan ini berdasarkan daftar hadir atau absen saat bertugas di PON XX lalu.

"Relawan ini kan dibayar berdasarkan mereka punya daftar hadir atau absensi itu. Lalu yang rekapan ada pada kami itu kan kami proses lewat Bidang SDM PB PON XX Papua. Jadi setelah kita rekap, langsung kita kirim ke SDM PB PON. Kemudian urusan untuk bank, itu menjadi urusan SDM PB PON," ujar Ted Mokay.

Selanjutnya, pihak SDM PB PON XX Papua akan mentransfer ke nomor rekening milik para relawan yang sudah terdaftar di beberapa bank.

Sementara itu, Jumalia Andi salah seorang relawan menyesalkan honor yang diterima tidak sesuai dengan masa kerja.

"Saya cuma digaji atau hanya menerima honor sebesar Rp300 ribu, padahal kerja saya sampai malam. Kami relawan yang kerja (bertugas) di venue softball dan baseball, itu masuk pagi-pagi sekitar jam 6 dan pulangnya malam sekitar jam 10. Kami sudah selesai kerja di PON selama 20 hari, terus upahnya (honor) yang kami terima tidak benar atau tidak sesuai," akunya.

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami