Hotel di Depok Belum Bersedia Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Hotel di Depok Belum Bersedia Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19
PERISTIWA | 20 September 2020 20:33 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Pemerintah pusat telah menggandeng sejumlah hotel untuk dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19. Hotel yang diizinkan menjadi tempat isolasi adalah hotel bintang 2 dan 3.

Pengelola hotel di Depok hingga kini belum bersedia jika kamar hotelnya digunakan sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala. Alasannya, pengelola tidak siap dengan kelengkapan sarana dan prasarana bagi pasien.

"Untuk Santika Depok kita mengikuti kebijakan corporate yaitu Graha Wita Santika. Dan yang saat ini diinformasikan yaitu Santika group tidak mengizinkan unitnya untuk menjadi tempat isolasi mandiri,” kata PR Hotel Santika Depok, Riri Setiowati, Minggu (20/9).

Hal ini dibenarkan Pemerintah Kota Depok. Pemkot mengaku tidak bisa melakukan intervensi pada pengelola hotel.

"Kita sudah coba sebelumnya. Belum ada hotel yang bersedia untuk dijadikan tempat karantina," kata Walikota Depok, Mohammad Idris.

Idris mengakui bukan perkara mudah meyakinkan pengelola hotel untuk mau dijadikan tempat isolasi. Terlebih untuk kelengkapan sarana dan prasarana pun harus diperhatikan dengan baik.

"Secara teknis operasional kesehatan juga agak kesulitan. Karena harus menyiapkan tenaga kesehatan. Ini tidak murah," akunya.

Saat ini pihaknya terfokus pada rumah sakit yang memang khusus dijadikan untuk isolasi. Misalnya RS Citra Medika di Cilodong yang bisa dijadikan untuk isolasi. Agar dapat melayani pasien maka Pemkota Depok pun telah memilih RS yang bisa diajak kerja sama.

"Maka kita akan sasarkan pada RS yang memang khusus. Misal, RS Citra Medika medika memang khusus tadi untuk menampung positif OTG dan ringan-ringan. Kita memilih RS yang bisa kita jadikan kerja sama," kata Idris.

Pemkot pun masih terus membuka komunikasi dengan pengelola hotel. Pemkot memahami alasan pengelola belum bersedia pada rencana tersebut.

"Mereka ada tamu. Kedua, dari sisi fasilitas mereka kan harus ekstra nanti termasuk juga ruangan jendela harus bisa dibuka dan lain-lain itu yang menyulitkan," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana. (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami