HTI pastikan ajukan banding atas putusan PTUN Jakarta

PERISTIWA | 8 Mei 2018 15:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Muhammad Ismail Yusanto menyatakan pihaknya tidak menerima putusan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menolak gugatan pencabutan badan hukum keormasan HTI yang dilakukan pemerintah.

"Kami menolak putusan hakim PTUN tersebut," ujar dia dalam jumpa pers di kantor HTI, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).

Ismail menilai, putusan PTUN yang menyetujui pembubaran HTI seolah mengesahkan kezaliman yang dilakukan pemerintah. Menurut dia, pemerintah tidak memiliki dasar yang jelas dengan mencabut badan hukum HTI.

"Seluruh yang dikatakan oleh pemerintah tentang alasan pembubaran HTI adalah asumsi yang tidak pernah dibuktikan secara obyektif di pengadilan," kata dia.

Dia menegaskan, apa yang disebut oleh pemerintah bahwa HTI menyimpang dari Pancasila adalah tidak benar. Bahwa HTI tidak sejalan dengan pemerintah juga tidak benar.

Majelis Hakim PTUN, menurut dia tidak bisa membuktikan kebenaran terkait hal-hal tersebut. Dengan tegas, Ismail mengatakan akan melakukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta atas putusan tersebut.

"Oleh karena itu, HTI berketetapan untuk melawan keputusan itu dengan mengajukan banding," kata dia.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com


Gatot Nurmantyo dukung putusan PTUN tolak gugatan HTI
4 Pernyataan HTI tanggapi gugatan ditolak PTUN
Pascaputusan PTUN, HTI nyatakan dukung PBB
Pemerintah apresiasi keputusan PTUN tolak gugatan HTI
Gerindra, PKS dan PAN dukung HTI ajukan banding

(mdk/bal)