HTI tanggapi putusan PTUN: Salah kami belum jelas, akan tetap lakukan dakwah

PERISTIWA | 8 Mei 2018 16:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ditolak hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Artinya, ormas tersebut harus tetap dibubarkan sesuai keputusan pemerintah.

Juru Bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto, menegaskan mereka akan tetap berdiri tegak meskipun hasil PTUN tak seperti yang diharapkan.

"Secara prinsip perlu kami sampaikan, dakwah adalah kewajiban seorang muslim yang tidak boleh dihentikan atau berhenti," ujar dia di Kantor HTI, Crown Palace Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2018).

Menurut dia, selama ini HTI merupakan organisasi kemasyarakatan yang mengedepankan dakwah. Dia mengaku, selama ini HTI masih belum tahu kesalahan apa yang dilakukan hingga dibubarkan.

"Apa salah kami juga belum jelas. Maka sebagai muslim, HTI sebagai kelompok dakwah akan tetap melakukan dakwah," kata dia.

Hal tersebut diperkuat oleh Kuasa Hukum HTI Yusril Ihza Mahendra. Menurut Yusril, HTI tetap bisa berdiri meski tanpa badan hukum.

"HTI dilarang berbadan hukum. Ormas ada yang berbadan hukum, ada yang tidak, yang dicabut status badan hukumnya kalau besok berdiri lagi tapi tidak berbadan hukum, ya enggak bisa diapa-apain," kata Yusril.

Reporter: Fachrur Rozi

Sumber: Liputan6.com


Yusril sebut bukti persidangan pembubaran HTI keliru
Gatot Nurmantyo dukung putusan PTUN tolak gugatan HTI
HTI pastikan ajukan banding atas putusan PTUN Jakarta
4 Pernyataan HTI tanggapi gugatan ditolak PTUN
Pascaputusan PTUN, HTI nyatakan dukung PBB
Pemerintah apresiasi keputusan PTUN tolak gugatan HTI
Gerindra, PKS dan PAN dukung HTI ajukan banding

(mdk/lia)