Hujan Deras, Permukiman dan 2 Sekolah di Serang Terendam Banjir

PERISTIWA | 23 Januari 2020 04:04 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Tiga Desa di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten diterjang banjir, setelah diguyur hujan lebat, Rabu (22/1). Selain merendam permukiman, banjir juga merendam SDN 2 Pejaten dan SMP yang ada di Desa Tonjong.

Berdasarkan data yang dihimpun, banjir terjadi di Desa Pegadingan, Desa Tonjong dan Desa Pejaten dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 40 cm.

Ketua harian Crisis Centre BPBD Kabupaten Serang Jhonny mengatakan, banjir disebabkan oleh sistem drainase yang buruk di sejumlah daerah tersebut.

"Posisi drainase itu kondisinya tidak baik makanya air masuk ke sekolah dan pemukiman warga," katanya.

Jhonny mengungkapkan tengah melakukan penyedotan air di sekolah menggunakan Alkon, agar banjir surut dan aktivitas belajar bisa dilakukan kembali.

"Saat ini yang lagi penanganan SDN 2 kemaren sama SMP yang ada di Tonjong. Kami dapat laporan barusan. Iya sementara diliburkan, kemungkinan dua sekolah libur," terangnya.

Tidak ada korban jiwa dan juga rumah rusak, hanya banjir menyebabkan aktivitas warga terganggu akibat puluhan permukiman terendam air. (mdk/cob)

Baca juga:
Usai Longsor & Banjir, Perbaikan Infrastruktur di Bogor Tidak Cukup 1 Tahun
Pascalongsor & Banjir, Mensos Prediksi Angka Kemiskinan di Kabupaten Bogor Meningkat
551 Pelajar Korban Banjir di Tangerang Dapat Bantuan Peralatan Sekolah
Antisipasi Banjir Susulan, Risma Cek Rumah Pompa di Tambak Wedi
Penampakan Arena Ice Skating Mal Taman Anggrek Tanpa Es
Diguyur Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Serang Terendam Banjir

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.