HUT ke-76 RI, Menpan RB Berpesan agar ASN Harus Jadi Pemersatu Bangsa

HUT ke-76 RI, Menpan RB Berpesan agar ASN Harus Jadi Pemersatu Bangsa
Tjahjo Kumolo. ©2015 Merdeka.com
NEWS | 17 Agustus 2021 13:31 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo memberikan pesan kepada Aparatur sipil negara (ASN). Pesan ini disampaikan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Pesan pertama, ASN harus mampu melihat kondisi lapangan dalam melaksanakan kebijakan, melakukan adaptasi dan mencari terobosan atau inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ASN juga harus terus menjalankan peran sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

"ASN harus setia pada Pancasila, tidak terlibat dalam organisasi terlarang, radikalisme negatif dan intolerasi. Pancasila diciptakan oleh para Pendiri Bangsa sebagai cara untuk mempersatukan keberagaman perbedaan. Mari kita jadikan perbedaan sebagai unsur yang memperkuat bangsa," tegasnya melalui siaran pers, Senin (17/8).

Kedua, ASN harus terus menunjukkan kinerja terbaik dalam sistem kerja yang baru, seperti sistem kerja working from home berganti menjadi working from office. Selain itu, ASN perlu menyesuaikan diri dengan perangkat digital untuk mempercepat proses kinerja, mendorong efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kerja.

"Sistem ini juga akan mendorong ASN untuk lebih menjunjung tinggi nilai akuntabilitas kinerja, mendorong peningkatan kapasitas individu dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dan untuk menjaga keseimbangan hidup," sambungnya.

Pesan ketiga, seluruh ASN wajib mengikuti program vaksinasi, ikut menggerakkan dan mengorganisir lingkungan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan secara ketat baik dalam bekerja maupun dalam kegiatan sehari-hari. Keempat, ASN harus selalu bersinergi dalam menjalankan tugas untuk mewujudkan target-target pembangunan.

Karena itu, kata Tjahjo, kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu dan lintas profesi menjadi sangat penting.

"Hormati masing-masing peran dan satukan semua peran dalam gerak yang serasi untuk mencapai tujuan yang sama, mewujudkan Indonesia Maju," pesannya.

Kelima, ASN harus terus berinovasi. Di tengah dunia yang penuh dengan ketidaktentuan, Tjahjo mengingatkan dibutuhkan SDM yang memiliki karakter berani untuk menggagas perubahan, berkreasi dengan hal-hal baru dan memunculkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kemampuan ASN dalam melakukan perubahan akan mendorong masyarakat untuk lebih kreatif menciptakan kreasi-kreasi yang akan memunculkan kemandirian.

Keenam, ASN harus terus mengembangkan kapasitas diri. ASN harus berpikir kritis, mampu mengidentifikasi dan menganalisa isu-isu kritikal, serta mengelola perubahan yang berdampak pada kinerja birokrasi secara umum, maupun secara khusus berdampak pada pelaksanaan tugas jabatan sebagai pelayan masyarakat.

"Ketujuh, saya mengajak semua ASN untuk menerapkan nilai-nilai dasar (core values) ASN Berakhlak yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Berakhlak merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. ASN juga harus menumbuhkan karakter 'Bangga Melayani Bangsa'. Nilai-nilai utama Berakhlak juga harus melandasi keseharian kerja dan perilaku ASN," tandasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
17 Napi Korupsi di Sukamiskin Dapat Remisi, Tak Berlaku untuk Setya Novanto
Pengibaran Bendera Raksasa di Jakarta Aquarium & Safari
Pesan Gubernur BI di HUT ke-76 RI: Indonesia Tangguh dan Kita akan Terus Pulih
Cerita Lukisan Bendera Merah Putih yang Dibuat SBY Kurang dari 24 Jam
Ribuan Kader PDIP Hadiri Upacara Perayaan HUT ke-76 RI secara Virtual

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami