Hutan Rusak, Pemerintah Moratorium Perluasan Lahan Sawit di Kalimantan

PERISTIWA | 6 September 2019 08:33 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah menyetop perluasan lahan perkebunan sawit di hutan Kalimantan. Sebab, menurutnya, perluasan lahan tersebut membuat hutan menjadi rusak.

"Sekarang ini pemerintah menyetop perluasan sawit. Jadi tidak ada lagi boleh hutan atau gambut dipakai untuk sawit, sudah moratorium perluasan yang memakai lahan hutan atau gambut untuk sawit, itu berapa bulan lalu diputuskan itu," kata JK saat menjawab keluhan salah satu peserta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) soal lahan hutan Kalimantan yang mulai rusak, di Kantornya, Jakarta, Kamis (5/9).

Menurutnya, sawit adalah salah satu sektor penunjang perekonomian nasional. Dia menilai produksi sawit, bentuk ekspor yang baik dan menyerap banyak tenaga kerja. Kurang lebih, kata dia, terdapat 20 hingga 25 juga orang bekerja di sektor tersebut.

"Sawit menghasilkan devisa lalu orang bekerja (di sektor sawit) karena satu hektare itu setidak-tidaknya tiga orang yang bekerja, cukup besar," ungkap JK.

Kendati demikian, JK meminta kepada publik agar terus menjaga lingkungan supaya tidak terjadi kerusakan hingga kebakaran hutan.

"Karena itu masing-masing anda juga, bagaimana pentingnya memelihara lingkungan. Benar itu bahwa sebenarnya menjaga lingkungan yang baik," harap JK.

Baca juga:
Penebangan Liar Masih Jadi Tantangan Utama Industri Kertas
Menteri Sofyan Pastikan Pembangunan Ibu Kota Baru Tak Merusak Hutan
17 Pembalak Liar di Hutan Kalbar Ditangkap, Ratusan Batang Kayu Disita
Polisi Tangkap Dalang Pembalakan Liar di Jambi dan Sumatera Selatan
Kejagung Limpahkan 3 Tersangka Kasus Perusakan Hutan Papua ke Surabaya

(mdk/ray)