Ibu Pembunuh Hakim Jamaluddin Minta Keringanan Hukuman untuk Anaknya

Ibu Pembunuh Hakim Jamaluddin Minta Keringanan Hukuman untuk Anaknya
PERISTIWA | 21 Januari 2020 16:24 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55), diwarnai isak tangis. Tersangka Reza Fahlevi (29) dan ibunya, Rini Siregar, tidak kuasa menahan air mata saat reka ulang pembakaran barang bukti di rumah mereka di Medan Selayang, Selasa (21/1).

Rini tampak beberapa kali menangis. Reza bahkan tak kuasa membendung air mata begitu keluar dari mobil yang membawanya.

Kejadian ini berulang saat Reza dibawa pergi seusai rekonstruksi. Bukan hanya Reza dan ibunya, keluarganya yang lain dan beberapa tetangga juga tampak meneteskan air mata.

Diwawancarai seusai rekonstruksi, Rini tidak menyangka putranya menjadi pembunuh. Sepengetahuan dia, sang anak selama ini bertingkah laku baik.

"Kok bisa ya seperti ini? Semua orang di kompleks ini tahu dia baik. Kalian tanyalah, dia pribadinya seperti apa, nampak kalian sendirilah," ucap Rini sambil menghapus air mata.

Saat pertama mendengar Reza menjadi salah seorang tersangka pembunuhan berencana terhadap hakim Jamaluddin, Rini mengaku syok. Dia hampir tidak percaya.

"Binatang saja anak saya enggak berani bunuh. Suruhlah dia bunuh binatang, penyayang dia. Saya heran kok bisa dia seperti itu, saya enggak tahu," sebut Rini.

Perempuan ini pun tidak curiga saat Reza dan tersangka Jefri Pratama (42) bertemu. Keduanya bersaudara meski lain ibu. "Mereka kan abang dan adik. Datang anak saya (Jefri) ke rumah, wajar," jelas Rini.

Mendapati kenyataan anaknya telah menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana, Rini berharap Reza diberi keringanan hukuman. "Saya berharap dihukum seringan-ringannya, karena anak saya tulang punggung keluarga. Dia yang bertanggung jawab pada saya, karena bapaknya sudah 10 tahun meninggal," tutur Rini.

Dalam rekonstruksi di rumahnya, Reza membakar baju, jaket, sepatu, helm, dan masker, yang dipakai saat membunuh Jamaluddin.

"Mereka menghilangkan barang bukti dengan cara dibakar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak.

1 dari 1 halaman

Pada rekonstruksi tahap tiga atau yang terakhir ini, Jefri dan Reza melakukan 6 adegan pasca-pembuangan jasad Jamaluddin ke kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Deli Serdang. Adegan pertama, mereka membuang barang bukti sarung tangan di area perkebunan sawit. Adegan kedua, keduanya membuang handphone ke sungai dari jembatan di Desa Namorih, Pancur Batu.

Selanjutnya, pada adegan ketiga Jefri dan Reza membeli sandal jepit di salah satu warung di Jalan Bunga Karjol, Kelurahan Ladang Bambu, Medan Tuntungan. Mereka kemudian menuju rumah Reza di Jalan Anyelir, Simpang Selayang, Medan Tuntungan.

Di rumah itu Reza membakar barang bukti jaket, celana, masker, sepatu dan helm di belakang rumah. Selanjutnya dia dan Jefri tidur di kamar.

Rekonstruksi tahap tiga ini merupakan kelanjutan dari kelanjutan dua reka ulang sebelumnya. Pada rekonstruksi pertama, Senin (13/1), para tersangka memeragakan 15 adegan terkait perencanaan pembunuhan hakim Jamaluddin. Kegiatan itu digelar di 5 lokasi di Medan.

Selanjutnya, Kamis (16/1), rekonstruksi tahap dua digelar di tiga lokasi. Dalam reka ulang ini diperagakan 77 adegan menjelang, saat dan setelah pembunuhan terhadap Jamaluddin. Adegan diakhiri dengan pembuangan jasad korban di perkebunan sawit di Dusun II, Desa Suka Damai, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang.

Dalam kasus ini, istri Jamaluddin, Zuraida Hanum (41), Jefri dan Reza telah ditetapkan sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap hakim PN Medan itu. "Motifnya persoalan rumah tangga," kata Maringan.

Ketiga tersangka diduga telah melakukan pembunuhan berencana. Mereka dijerat dengan Pasal 340 subs Pasal 338 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1e. Mereka terancam hukuman mati. (mdk/ray)

Baca juga:
Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Begini Cara Eksekutor Hilangkan Barang Bukti
Pembunuhan Hakim PN Medan, Istri Sempat Tidur Dengan Jasad Suami
Hakim Jamaluddin Sering Main Domino Bareng Pelaku Pembunuhnya
VIDEO: Cara Tersangka Bunuh Hakim Jamaluddin Hingga Buang Jasad ke Perkebunan
Ikut Rekonstruksi, Keluarga Hakim Jamaluddin Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5