Ibu yang Jual Bayi di Palembang Berdalih Hanya Cari Orangtua Asuh

PERISTIWA » MAKASSAR | 20 Januari 2020 23:18 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Satreskrim Polrestabes Palembang meringkus jaringan penjualan bayi yang melibatkan empat ibu rumah tangga. Salah satu orang yang diamankan adalah ibu korban, Darmini (40).

Di hadapan petugas Darmini membantah ingin menjual bayi yang baru dilahirkannya. Dia ingin mencari orang yang bersedia mengasuh bayinya hingga dewasa kelak.

"Tidak saya jual, saya mau cari pengasuh saja buat anak saya nanti," ungkap tersangka Darmini, Senin (20/1).

Menurut dia, keterbatasan biaya persalinan dan mengurusnya nanti menjadi alasan utama dirinya bersedia menyerahkan bayinya ke orang lain. Sebab, dirinya hanya seorang pedagang gorengan yang mendapatkan hasil tak seberapa.

Dia pun menemui tersangka Sri Ningsih (44) untuk mencari orang tua asuh bagi bayinya. Dia mengakui Sri menjanjikan akan memberikan uang Rp15 juta jika sudah diserahkan kepada pengasuh.

"Waktu hamil tua kemarin saya diberi Sri uang juga, katanya buat ke dokter cek hamil sama beli susu," ujarnya.

Darmini yang juga telah ditetapkan tersangka mengakui anak itu berasal dari hubungan di luar nikah. Statusnya seorang janda dan orang yang menghamilinya kabur setelah mengetahui dirinya mengandung.

"Itu hubungan saya sama pacar. Saya tidak ada niat menjual, saya kasihkan ke orang karena tidak ada biaya saja, apalagi saya sudah punya tiga anak, bukan karena malu atau apa," kata dia.

Tersangka Sri Ningsih mengaku mendapatkan pembeli dari mulut ke mulut. Harganya dipatok Rp25 juta.

"Pernah mau dibeli orang luar Palembang, kami panggil Cece. Tetapi batal karena menurut dia tanggal lahir bayi itu jelek, jadi batal," akunya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, jaringan yang dikomandoi tersangka Sri Ningsih diduga telah lama beraksi. Harga bayi berbeda-beda, tergantung jenis kelamin. Bayi perempuan dipatok Rp25 juta dan laki-laki Rp15 juta.

"Penjual menanggung seluruh biaya berobat selama mengandung dan persalinan. Setelah itu diberikan uang lagi jika bayi sudah terjual," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Praktik Perdagangan Bayi di Palembang Dibongkar Polisi
Warga Sleman Temukan Bayi Perempuan Dalam Kardus
Bayi Baru Lahir Ditemukan Mengambang di Kali Irigasi Tangerang
Dikira Bangkai Tikus, Janin Bayi Ditemukan Warga di Indekos Putri Makassar
Buka Pintu Rumah, Nanik Kaget Ada Tas Berisi Bayi di Teras
Dikira Boneka, Bayi Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Metro Malang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.