Ibunda Bahrun Naim tak tahu anaknya dikabarkan meninggal

PERISTIWA | 4 Desember 2017 19:47 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Bahrun Naim, pria yang disebut-sebut sebagai petinggi ISIS dikabarkan tewas dalam sebuah pertempuran di Suriah, 30 November 2017 lalu. Saat ini, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih menyelidiki kebenaran kabar tewasnya pria asal Solo itu.

Meski sudah mendengar kabar tersebut, namun keluarga Bahrun Naim di Kelurahan Sangkrah RT 1 RW 1, Kecamatan Pasarkliwon, Solo tak mengetahui pasti kebenarannya. Rumah orangtua Bahrun tampak lengang. Di bagian depan rumah berlantai dua tersebut terpasang plakat bertuliskan susu kambing. Sementara di sisinya terdapat beberapa freezer.

Saat wartawan mencoba mendekat dan mengetuk pintu rumah tersebut, kemudian seorang wanita berkerudung datang. Wanita itu menanyakan maksud dan tujuan kedatangan kami.

Setelah itu, dia pun memanggil ibunda Bahrun, Siti Toyyibah. Kepada wartawan, wanita berkerudung coklat itu tak banyak memberikan keterangan.

"Saya belum mendengar mas, saya tidak tahu," ujar Siti sambil mengangkat telapak tangannta.

Siti kemudian meminta kepada para wartawan untuk menanyakan perihal tersebut kepada kuasa hukum keluarga Bahrun Naim, Anis Prijo Anshorie.

"Coba kangsung tanya ke {ak Anis saja," ucapnya.

Lurah Sangkrah, Singgih Bagjono menambahkan, terkait kabar kematian Bahrun Naim, dia juga sudah mendengarnya.

"Saya tahunya dari media mas, kalau kepastiannya belum tahu saya," terangnya.

Saat dikonfirmasi, mantan pengacara Bahrun Naim, Anis Priyo Anshori mengatakan dirinya belum mendapatkan kejelasan soal kabar tersebut.

"Saya belum dapat informasi yang jelas. Tadi saya tanya ke orang tuanya (Bahrun) juga belum ada kabar pastinya. Jadinya masih belum jelas," ujar Anis saat dihubungi. (mdk/lia)


Polri cari penyebar pertama informasi Bahrun Naim tewas di Suriah
Keluarga di Solo belum dapat info soal tewasnya Bahrun Naim
Bahrun Naim dikabarkan tewas, Polri koordinasi dengan Kemlu
5 Terduga teroris di Bandung belajar langsung dari Bahrun Naim
Teroris marak serang polisi pakai pisau karena seruan Bahrun Naim
Mabes Polri: Penyerangan Polda Sumut diduga perintah Bahrun Naim
Densus 88 kembali tangkap anak buah Bahrun Naim di Pandeglang

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.