ICW Minta Polri Ungkap Jenderal Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

ICW Minta Polri Ungkap Jenderal Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Novel Baswedan
tersangka penyiraman novel baswedan. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori
NEWS | 29 Desember 2019 20:24 Reporter : Muhammad Radityo

Merdeka.com - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah menilai Polri tidak transparan dalam mengungkap pelaku penyerangan air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Sebab, diduga masih ada aktor intelektual selain RM dan RB yang diyakini hanya sebagai eksekutor.

"Tidak transparan karena apa? Ada informasi oknum jenderal diduga terlibat bisa menjadikan kepolisian tidak transparan saat ini," kata Wana saat jumpa pers catatan akhir tahun ICW di kantornya, Kalibata, Jakarta, Minggu (29/12).

Namun Wana belum dapat menjelaskan lebih terkait siapa jenderal diduga menjadi aktor intelektual kasus ini. Wana menyatakan dugaan jenderal didapatkan dari pernyataan Novel sendiri saat wawancaranya oleh Majalah TIME pada Juni 2017.

"Kalau kita lihat atau mendengarkan beberapa kali argumentasi yang disampaikan oleh Mas Novel bahwa diduga ada jenderal terlibat. Seharusnya kepolisian mencoba untuk menggali informasi itu. Sehingga aktor intelektualnya itu kemungkinan ada yang lain," jelas Wana.

Selain itu, Wana meminta kepada publik agar tidak langsung menelan mentah-mentah argumentasi Novel pengkhianat yang diembuskan RB saat digelandang di Polda Metro Jaya. Justru, Wana memandang pernyataan tersebut wajib dikritisi apakah pernyataan tersebut antar pribadi atau institusi.

"Ketika argumen pengkhianat disampaikan secara umum publik melihat ini hanya ada persoalan personal antara pelaku dan Novel. Apakah Novel memiliki relasi dengan pelaku? Ketika tidak, pengkhianatnya dari mana? Itu kan yang harusnya didalami," kata Wana.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Penyerang Novel Ditangkap, Jokowi Minta Tak Ada Spekulasi Negatif
KontraS Khawatir Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Berakhir di Dua Pelaku
Soal Motif Penyerang Novel Baswedan, Istana Percaya Polisi Profesional
Polisi: Kedua Pelaku Teror Novel Dikenakan Pasal Pengeroyokan
Polri Perlu Telusuri Petunjuk di Balik Pelaku Teriak Novel Pengkhianat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami