ICW: Sudah Seharusnya Belva Syah Mundur dari Stafsus Presiden

ICW: Sudah Seharusnya Belva Syah Mundur dari Stafsus Presiden
Stafsus Presiden Adamas Belva Syah Devara. ©BNPB
NEWS | 22 April 2020 15:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara menyatakan mundur dari jabatan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Dia mengundurkan diri pada, Selasa 21 April 2020 kemarin.

Indonesia Corruption Watch (ICW) turut berkomentar atas pengunduran diri Belva. ICW menyebut Belva seharusnya menyadari menjadi pejabat publik sangat rentan dengan konflik kepentingan.

Peneliti ICW, Wana Alamsyah mengatakan, sepatutnya Belva mengundurkan diri menjadi Stafsus Jokowi sebelum ramainya kritikan publik atas proses penunjukan Ruangguru sebagai mitra Kartu Prakerja.

"Sedari awal, setiap pejabat publik yang memiliki konflik kepentingan sudah seharusnya mundur dari jabatannya," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (22/4).

Menurutnya, sejatinya Belva meninggalnya status kepemilikan Ruang Guru dari dirinya saat ditawari menjadi Stafsus Jokowi. Sehingga, ketika menjadi pejabat publik, Belva bisa jauh dari konflik kepentingan.

"Pun ketika ditawarkan (menjadi Stafsus Jokowi) sepatutnya harus mengundurkan diri dari jabatan di perusahaannya," ujarnya.

Wana menuturkan, dalam konteks Ruangguru sebagai mitra kerja Kartu Prakerja sudah sepatutnya seluruh mitra dihentikan terlebih dahulu untuk kemudian dilakukan evaluasi. Terlebih, perusahaan milik Belva diduga merupakan perusahaan asing.

Selain itu, dia mengungkapkan, Ruangguru sebagai mitra Prakerja memunculkan kesan bahwa penunjukan itu tidak objektif dan tidak sesuai dengan peraturan presiden.

"Sebab, proses pemilihannya pun tidak sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa," terangnya.

Sebelumya, Belva mengumumkan pengunduran dirinya sebagai staf khusus presiden. Pengunduran dirinya tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi miliknya.

"Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020 dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020," katanya.

Reporter: Facharur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:false
Bisa Jadi Tempat KKN Model Baru, Stafsus Milenial Jokowi Harus Dievaluasi
Mundur jadi Staf Khusus Presiden, Ini 5 Fakta Belva Devara
Mundur Stafsus Jokowi, Belva Diminta Tarik RuangGuru dari Mitra Kartu Prakerja
Belva Devara Mundur, Demokrat Minta Jokowi Batalkan Program Pelatihan Online
Refly Harun Nilai Andi Taufan Harusnya Juga Mundur dari Stafsus Jokowi
Buntut Polemik Kartu Prakerja & Ruangguru, Belva Mundur dari Barisan Stafsus Jokowi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami