Ilmu Sirep Tak Manjur, Pencuri di Banyuasin Ditangkap Setelah Dipergoki Korban

Ilmu Sirep Tak Manjur, Pencuri di Banyuasin Ditangkap Setelah Dipergoki Korban
PERISTIWA | 16 September 2020 00:03 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Berharap ilmu yang baru saja dipelajari manjur, justru membuat Arta Wirianda (26) ditangkap polisi dan berakhir mendekam di sel tahanan. Dia malah tepergok korbannya saat melakukan pencurian.

Pencurian itu dilakukan pelaku di rumah korban di Perumahan Bumi Mas Indah, Kelurahan Tanas Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (13/9) dini hari. Dia masuk dengan cara merusak pintu rumah.

Saat sudah di dalam rumah dengan maksud mengambil barang-barang berharga, korban terbangun. Pemilik rumah melihat pelaku yang hanya mengenakan celana dalam sehingga membuatnya berteriak minta tolong.

Kaget dipergoki, pelaku mengambil pisau di dapur dan melemparkannya ke arah korban. Beruntung, pisau itu tak mengenai korban sehingga membuat pelaku panik.

Pelaku langsung kabur. Namun, warga yang mendengar teriakan sudah mengepung pelaku dan tak lama kemudian polisi datang ke lokasi lalu pelaku berhasil diringkus.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Masnoni mengungkapkan, tersangka mengaku baru pertama kali beraksi. Itu dilakukannya setelah belajar ilmu sirep yang membuat korbannya terlelap tidur.

"Ternyata ilmu sirep itu tidak manjur atau gagal. Korban justru terbangun dan membuat tersangka panik, dia kami tangkap di TKP," ungkap Masnoni, Selasa (15/9).

Dari pengakuan tersangka, kata Masnoni, ilmu sirep itu dipelajari dari seorang guru yang tinggal di Kecamatan Betung, Banyuasin. Tersangka sudah sebulan mendalami ilmu itu dengan mahar Rp 500 ribu dan baru terbayar Rp 300 ribu.

"Tersangka mengaku mencoba ilmu gaib yang dipelajari, tapi usahanya gagal," ujarnya.

Masnoni menyebutkan modus yang digunakan tersangka terbilang baru dan cukup unik. Tersangka harus melakukan ritual mandi kembang tiga warna sebelum beraksi dan hanya mengenakan celana dalam agar aksinya berhasil.

"Ini modus baru, ada ritual khusus dan cuma pakai celana dalam segala. Kata tersangka itu ilmu sirep, bikin korban tidur lelap, bukan ilmu menghilang, tapi gagal," kata dia.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara. Sejauh ini belum ada catatan kejahatan yang dilakukan tersangka namun perlu dikoordinasikan dengan polsek lain.

"Ngakunya baru sekali, tapi namanya pencuri tidak mungkin jujur. Penyidik masih memeriksa tersangka lebih dalam," pungkasnya. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami