Imbas Banjir dan Longsor di Bogor, Suplai Air Bersih untuk Warga Tangerang Terganggu

Imbas Banjir dan Longsor di Bogor, Suplai Air Bersih untuk Warga Tangerang Terganggu
Ilustrasi air bersih. Shutterstock/Yuri Samsonov
NEWS | 24 Juni 2022 09:42 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Bencana banjir dan longsor di wilayah Bogor, Jawa Barat, menyebabkan pasokan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Beneng untuk rumah tangga dan industri di Kota/Kabupaten Tangerang terganggu. Distribusi air bersih bahkan sempat dihentikan karena kekeruhan sumber air baku di hulu Sungai Cisadane.

Dirut PDAM Tirta Benteng Sumarya mengungkapkan, gangguan layanan air bersih terjadi sejak Kamis (23/6) sore. Dia menyebutkan tingkat kekeruhan air baku di Sungai Cisadane mencapai 25.000 NTU. Sementara PDAM Tirta Benteng hanya mampu mengolah air di bawah 1000 NTU.

"Kekeruhan tersebut disebabkan oleh longsor dan banjir di daerah Cisarua Bogor. Sehingga PDAM menurunkan kapasitas produksinya 50 persen," ucap dia dikonfirmasi, Jumat (24/6).

Air bersih kembali didistribusikan kepada pelanggan tadi malam dengan kapasitas 50 persen. "Tadi malam, sudah mulai ada perbaikan dari yang sebelumnya produksinya 50 persen saat ini sudah 60 persen," ucap dia.

Baca juga:
Banjir Bandang di Pamijahan Bogor, Satu Warga Meninggal dan Seorang Lainnya Hilang
Banjir Bandang Terjang Leuwiliang, 1.620 Warga Terdampak
Banjir Besar Akibat Hujan Lebat Landa China, Tinggi Air Seatap Rumah
1.855 Bencana Alam Terjadi di Indonesia Sepanjang 2022, Paling Banyak di Pulau Jawa
Potret Banjir di Bangladesh dan India yang Tewaskan Puluhan Orang
41 Orang Tewas Akibat Banjir Besar dan Petir di Bangladesh, India

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini