Imigrasi Bali Deportasi Bule Rusia yang Lukis Masker di Wajah

Imigrasi Bali Deportasi Bule Rusia yang Lukis Masker di Wajah
Bule di Bali melukis masker di wajah demi kelabuhi petugas. Istimewa
PERISTIWA | 5 Mei 2021 13:22 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia, Leia Se (25), yang melukis wajahnya menyerupai masker untuk mengelabui petugas keamanan, akhirnya dideportasi Imigrasi Bali. Dia dikembalikan ke negara asalnya, Rabu (5/5).

"Dengan ini, saya menegaskan bahwa kita tidak akan pernah memberi toleransi terhadap siapa pun, termasuk warga negara asing yang melanggar protokol kesehatan sebagai pelaksanaan Peraturan Gubernur No 10 Tahun 2021 yang telah diberlakukan untuk menjaga Bali dari penyebaran Covid-19," kata Gubernur Bali Wayan Koster di Kantor Kemenkum HAM, Denpasar, Bali, Rabu (5/5).

Koster mengaku telah mengetahui berita viral tentang warga asing yang mengecat wajahnya menyerupai masker. Dia langsung memerintahkan tim gabungan untuk melacaknya.

Dalam waktu kurang dari satu hari, tepatnya pada 22 April 2021, orang asing itu berhasil ditemukan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali pun memeriksanya.

Leia Se masuk ke Indonesia pada 1 Maret 2020, menggunakan visa kunjungan dengan izin tinggal berlaku sampai 11 Mei 2021. Hari ini, Rabu (5/5), dia dideportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno Hatta DKI Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia Airlines. Dari Bandara Soekarno Hatta, Leia Se akan diterbangkan menuju Moskow melalui Dubai dengan penerbangan Emirates Airlines.

Deportasi dilakukan karena Leia Se telah terbukti melanggar Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang No 6 Tahun 2011 tentang Kemigrasian. “Pejabat Imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan," ujarnya.

"Tindakan tegas ini dilakukan untuk memberi pelajaran kepada setiap warga negara asing yang berkunjung atau berwisata ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia guna menegakkan kewibawaan Negara Indonesia di hadapan dunia," ujar Koster.

Sementara, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Bali Jamaruli Manihuruk menyampaikan, WNA Taiwan, Lin Chi Chen alias Joshua (32), rekan Leia Se saat membuat konten itu, dinyatakan tidak bersalah.

"Tidak bersalah sih dari pemeriksaan Satpol PP. Dia (Leia Se) saja yang direkomendasi bersalah. Mana yang direkomendasi itu yang dilakukan penderportasian," ujarnya.

Seperti diberitakan, kelakuan warga asing di Bali kembali menjadi sorotan dan viral di media sosial. Mereka melukis wajahnya menyerupai masker dan mengelabui satpam di salah satu swalayan.


Video itu diunggah akun Instagram @denpasar.viral pada Selasa (20/4). Dalam tayangan terlihat pasangan warga asing akan masuk ke dalam swalayan namun dilarang satpam, karena yang perempuan tidak mengenakan masker. Mereka berdua akhirnya kembali dan masuk mobil.

Wajah si perempuan kemudian dilukis menyerupai masker. Lalu, mereka kembali ke swalayan dan berhasil lolos dari pengawasan satpam. (mdk/yan)

Baca juga:
Wajah Dilukis Masker Demi Kelabui Sekuriti, Bule Ini Mengaku untuk Hiburan
2 Turis di Bali yang Kelabui Satpam dengan Lukisan Masker Diusulkan untuk Dideportasi
Kelakuan Bule di Bali, Wajah Dilukis Masker Demi Kelabui Satpam Swalayan
Ogah Pakai Masker, 40 Bule di Bali Terjaring Razia
Terjaring Razia Masker, 10 WNA di Kuta Didenda Masing-Masing Rp1 Juta
Viral Bule Mengais Makanan Sesajen, Diduga Berlokasi di Kuta Bali
Bule Amerika Palak Warga di Bali Demi Bisa Makan dan Pulang ke Negaranya

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami