Iming-imingi akan Dinikahi, Pemuda Cabuli Siswi SMK di Belakang Sekolah dan Direkam

PERISTIWA | 21 November 2019 00:03 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Gusti Fernando (20), pemuda pengangguran di Tanjung Batu, Berau, Kalimantan Timur, meringkuk di penjara. Dia diduga mencabuli kekasihnya, LH (15). Hingga perbuatan yang ketiga kalinya, Gusti merekam menggunakan ponsel. Iming-imingnya, Gusti menebar janji akan menikahi kekasihnya yang masih anak bawah umur itu.

"Pelaku (Gusti Fernando) kita amankan Selasa (19/11) kemarin," kata Kapolsek Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko, kepada wartawan di Tanjung Redeb, Berau, Rabu (20/11).

Perbuatan cabul itu terbongkar, menyusul beredarnya video mesum berdurasi sekitar 2 menit, dari ponsel ke ponsel warga Berau. Dalam video, terlihat pemeran perempuan, mengenakan pakaian seragam sekolah.

"Kita selidiki dari yang ada di video itu. Kita mintai keterangan korban, benar dia di video itu. Jadi, Selasa (19/11) kemarin, kita amankan pelaku (Gusti), dan juga mengakui, itu dia di dalam video," ujar Koko.

"Kepada penyidik, pelaku menerangkan, melakukan perbuatan itu kepada korban sudah 3 kali sejak korban di bangku SMP. Yang ketiga ini, tanggal 12 November, direkam dengan HP. Lokasinya, di hutan bakau belakang sekolah," tambah Koko.

1 dari 1 halaman

Sita Barang Bukti

Pelaku sendiri, tentunya menebar janji manis, agar niatannya mencabuli korban berjalan mulus. "Korban dijanjikan dinikahi, sehingga korban akhirnya mau," ungkap Koko.

Sederetan barang bukti, disita kepolisian. Seperti ponsel, video dan foto mesum, celana pendek, baju kaos hingga pakaian seragam olahraga salah satu SMK. "Juga kita lengkapi dengan hasil visum medis," terang Koko.

Gusti kini meringkuk di penjara Polsek Pulau Derawan. Penyidik menjeratnya dengan pasal 82 ayat 1 UU No 35/2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (mdk/ded)

Baca juga:
Kecanduan Film Porno, ABG di Palembang Cabuli Sepupu Umur 9 Tahun
Guru Pramuka Cabul Divonis Hukuman Kebiri, Kejati Jatim Optimistis Bisa Dieksekusi
Terbukti Cabuli 15 Siswa, Guru Pramuka Divonis 12 Tahun Penjara dan Kebiri Kimia
Cabuli Bocah, Seorang Kakek 74 Tahun di Garut Dibekuk Polisi
Kapolsek di Kutai Barat yang Cabuli Anak Bawah Umur Ditahan di Polda
Anak Dicabuli Kapolsek di Kutai Barat, Orang Tua Mengaku Ditawari Uang Damai