Impian NH jadikan Parepare 'Singapura' ala Indonesia

PERISTIWA » MAKASSAR | 3 April 2018 13:04 Reporter : Miftahul Khaeriyah

Merdeka.com - Seharian penuh melaksanakan kunjungan ke kota Parepare, Senin (2/3) kemarin, calon wakil gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut satu menyatakan kekagumannya pada antusias warga Bandar Madani tersebut. NH bahkan berjanji siap menjadikan Parepare sebagai Singapura nya Indonesia.

"Parepare akan dijadikan pusat jasa dan tentu saja akan dirancang menjadi Singapura nya Indonesia. Saya berkomitmen untuk itu karena saya murni mau membangun Sulsel," tegasnya.

Pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar tersebut mengaku telah berkomitmen dengan calon walikota petahana Parepare, Taufan Pawe untuk menjadikan Parepare jauh lebih maju daripada saat ini. Menurutnya, Parepare harus memiliki kesan sendiri sehingga wisatawan dapat singgah sesering mungkin.

"Saya ingin ciptakan kesan di Parepare. Begitu mampir di Parepare, ada kesan dalam hati wisatawan. Kita harus kembalikan Parepare sebagai pusat jasa, pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat pelayanan kesehatan," tambahnya.

Sebelumnya, selain berjanji membantu kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Asri Ainun-Habibie, NH juga berjanji akan menjadikan Parepare kota transit dari Makassar menuju daerah wisata berkelas dunia, kabupaten Toraja.

Bukan tidak mungkin, sebab NH mengakui jika dirinya tidak hanya mengejar kekuasaan semata, akan tetapi murni mau membangun kampung halaman. Selain itu, memiliki kekuasaan di tingkat nasional, diakui dirinya lebih berpengalaman dibanding kandidat lain.

"Sebagai ketua umum Dekopin, banyak bupati saya pimpin. Banyak gubernur saya pimpin. Jadi kalau mau pilih yang paling berpengalaman itulah NH-Aziz. Ada orang punya pengalaman tapi wilayahnya kecil, ada juga yang ada pengalaman di daerah besar tapi tinggalkan kemiskinan dan pengangguran," terangnya.

NH merinci, contoh kecil kepemimpinannya pada PSM Makassar yang telah 25 tahun tidak menggenggam gelar juara. Ketika NH mengelola, PSM akhirnya mendapat juara.

"Padahal ketua sebelumnya adalah walikota dan tidak bisa membuat PSM juara. Artinya lebih berpengalaman manager PSM daripada bupati. Sulsel butuh pemimpin yang punya pengalaman dan tidak boleh hanya coba-coba memimpin Sulsel," ujarnya.

NH menepis jika dijuluki calon gubernur yang tidak memiliki pengalaman karena belum pernah menjadi bupati dan sekarang ingin gubernur padahal ada pengalaman nasional dan internasional.

"Kalau dengan begitu, jangan marah. Katakan saja terima kasih karena anda mendukung NH-Aziz gubernur karena dia paling berpengalaman diantara seluruh calon," tutupnya.

(mdk/hhw)