Indeks Kerukunan Meningkat, Pemerintah Bakal Terus Lakukan Pembinaan

PERISTIWA | 11 Desember 2019 16:35 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Kementerian Agama merilis Indeks kerukunan umat beragama 2019 (indeks KUB 2019). Berdasarkan survei yang dilakukan Puslitbang Bimas Agama dan layanan keagamaan badan litbang dan diklat kementeri agama, menunjukkan kerukunan umat beragama rata-rata nasional pada 73,83 dari rentang 0-100 atau masuk 'rukun tinggi'.

Terkait hal tersebut Wakil Presiden Ma'ruf Amin pun meminta agar semua pihak menjaga kerukunan sesuai Pancasila. Yaitu sila ke-3 persatuan Indonesia.

"Kita akan terus melakukan upaya-upaya pembinaan melalui berbagai instrumen-instrumen yang ada misalnya melalui kementerian agama dan kementerian-kementerian terkait lainnya," kata Ma'ruf di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Kamis (11/12).

Kemudian, Ma'ruf juga meminta majelis taklim agama lain juga mengajak untuk tetap rukun. Serta melalui kerukunan antar umat beragama yang sudah ada di setiap provinsi maupun kabupaten.

"Nah ini yang akan kita efektifkan semua itu kemudian melakukan dialog-dialog kebangsaan baik di tingkat nasional maupun di tingkat regional," ungkap Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Indeks Kerukunan Meningkat Dibanding 2018

Kementerian Agama merilis Indeks Kerukunan Umat Beragama 2019 (Indeks KUB 2019). Survei Indeks KUB 2019 yang dilakukan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menunjukkan angka rata-rata nasional pada poin 73,83 dari rentang 0-100.

Hal tersebut menunjukkan kategori rukun tinggi. Dikutip dari website Kementerian Agama, angka tersebut meningkat jika dibandingkan hasil yang diperoleh tahun lalu yaitu 70,90. Tetapi hal tersebut kata Menteri Agama Fachrul Razi hasil tersebut masih rendah jika dibanding perolehan angka indeks tahun 2015 yaitu 75,36.

"Meskipun trend Indeks KUB menurun dibandingkan tahun 2015, tetapi dalam lima tahun terakhir, angka rata-rata Indeks KUB selalu berada di atas angka 70, atau pada kategori tinggi," kata Fachrul. (mdk/eko)

Baca juga:
UNESCO: Borobudur adalah Contoh Paling Hebat dari Harmonisasi Agama
Survei Parameter: 81,4% Masyarakat Anggap Pancasila dan Agama Sama Penting
Usai Bertemu Ormas Islam, Wapres Ma'ruf Susun 6 Kesepakatan Kerukunan Beragama
Wapres Ma'ruf Bertemu Ormas Islam Malam Ini, FPI Tak Ada
Bertemu Tokoh Lintas Agama, Wapres Ma'ruf Amin Sepakat Jaga Kerukunan
Heboh Dosen UIN Suska Riau Singgung SARA pada Mahasiswa

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.