Indonesia dan India Tingkatkan Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Pertahanan

PERISTIWA | 13 November 2019 22:47 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan, kedua pihak membicarakan berbagai upaya untuk mempererat dan meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan India khususnya di bidang pertahanan yang selama ini sudah terjalin baik.

Dalam pertemuan itu, Dubes India menyampaikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto atas pelantikannya sebagai Menhan. Selain itu, Dubes India menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kerjasama pertahanan dengan Indonesia khususnya di bidang pelatihan dan pendidikan, yakni melalui pertukaran siswa dan pengajar.

1 dari 1 halaman

Peningkatan Kerjasama di Bidang Maritim

Di bidang lainnya, India ingin kerjasama di bidang maritim juga perlu ditingkatkan karena memiliki peluang yang sangat besar untuk mendukung dan memperbesar peran kedua negara dalam mewujudkan stabilitas keamanan di kawasan khususnya Indo-Pasifik.

Sementara itu, Prabowo menyampaikan terima kasih atas kunjungannya. Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan kerjasama terus terpelihara dengan semangat persaudaraan dan prinsip saling menghormati.

"Terlebih melalui gagasan poros maritim dunia, saat ini pemerintah Indonesia juga sedang berupaya untuk memperkuat jati diri sebagai negara maritim," kata Prabowo, Rabu (13/11).

"Kedua negara telah melakukan kerjasama pertukaran siswa untuk mengikuti beberapa program pendidikan. Sampai dengan tahun 2019, tercatat sebanyak 368 Prajurit TNI mengikuti pendidikan di India, dan sebaliknya 50 Prajurit India mengikuti pendidikan di Indonesia," sambungnya.

Turut mendampingi Menhan saat menerima Dubes India antara lain Dirjen Kuathan Kemhan, Kabaranahan Kemhan, Dirkersin Ditjen Strahan Kemhan dan Karo Humas Setjen Kemhan. Sementara itu, Dubes India didampingi Atase Pertahanan India di Jakarta. (mdk/gil)

Baca juga:
Nadiem akan Temui Prabowo Bahas Rencana Komponen Pertahanan dari Pelajar
Prabowo Tunjuk Dahnil Anzar Sebagai Jubir Menhan dan Stafsus Komunikasi Publik
Prabowo Pastikan Tidak akan Ada Wajib Militer
Di Depan Komisi I DPR, Prabowo Ungkap Industri Pertahanan Indonesia Banyak Kekurangan
Prabowo: Pertahanan Indonesia Bukan Offensive tapi Defensive
Prabowo Sebut Kaum Terdidik Adalah Cadangan Pertahanan Negara
Prabowo: Strategi Tak Bisa Hanya Berdasar Atas Doa