Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Platform For Disaster Risk Reduction 2022

Indonesia Jadi Tuan Rumah Global Platform For Disaster Risk Reduction 2022
Menko PMK Muhadjir Effendy di Balai Kota Solo. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
NEWS | 28 Januari 2022 22:50 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Global Platform For Disaster Risk Reduction (GDRR) ke-7/2022 yang diikuti 193 delegasi dari berbagai negara di dunia pada 23-28 Mei 2022 di Bali.

"GDRR kali ini akan dihadiri sekitar 193 perwakilan negara serta melibatkan partisipasi berbagai pihak dengan cara daring (dalam jaringan) atau tatap muka," kata Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Jumat (28/1).

Dia mengatakan kegiatan GDRR merupakan forum multi stakeholder yang dilaksanakan secara rutin setiap dua tahun sekali yang digagas oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas isu mengurangi risiko bencana.

GDRR diharapkan Muhadjir bisa berdampak positif dalam upaya diplomasi kemanusiaan serta mengurangi risiko bencana di dunia, khususnya terkait pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut mendukung upaya pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata, secara khusus di Indonesia, kata Muhadjir menambahkan.

Dia mengatakan tahap awal persiapan kegiatan dimulai dengan agenda peninjauan sejumlah lokasi acara di Bali Nusa Dua Covention Center dan Bali International Convention Center serta rangkaian rapat tingkat menteri.

"Dari peninjauan ini, Indonesia ingin pastikan penyelenggaraan acara di Indonesia berjalan sebaik mungkin, aman dan bermanfaat serta menjaga prokes pandemi Covid-19," ujarnya.

Dalam waktu dekat, kata Muhadjir, Indonesia menerima kedatangan Sekretaris Jenderal PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori untuk meninjau pelaksanaan pelaksanaan kegiatan di Bali.

Sementara itu Rapat Koordinasi Global Platform For Disaster Risk Reduction (GDRR) ke-7/2022 tingkat kementerian dan lembaga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Kepala BNPB Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dan sejumlah pejabat terkait.

Baca juga:
Menko Muhadjir Duga Ada Niat Baik Dibalik Sel di Rumah Bupati Langkat
Menko PMK Minta Daerah Teruskan Genjot Stunting Sampai Nol
Menko PMK Sebut Faktor Lingkungan Jadi Sumber Utama Kemiskinan Ekstrem
Menko PMK dan Gibran Bangun Rumah Layak Huni di Kawasan Kumuh Kota Solo
Pemerintah Targetkan Angka Stunting Turun 3-3,5 Persen Setiap Tahun
Menko PMK: Omicron Pengaruhi Peningkatan Kasus Covid-19

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami