Indonesia Kembali Dapat Bantuan Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Indonesia Kembali Dapat Bantuan Vaksin AstraZeneca dari Jepang
Kedatangan Tahap ke-64 Vaksin AstraZeneca. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 16 Januari 2022 09:27 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Indonesia kembali menerima vaksin AstraZeneca dari pemerintah Jepang dalam kerja sama dose-sharing. Direktur Asia Timur Kementerian Luar Negeri Santo Darmosumarto mengatakan bahwa pengiriman vaksin dibagi menjadi empat kloter.

Menurut dia, kloter pertama dan kedua vaksin AstraZeneca tiba pada Sabtu (15/1) kemarin. Kedatangan tahap ke-194 dan ke-195 masing-masing sebanyak 448.000 dosis vaksin AstraZeneca pada sore dan malam hari.

Kloter berikutnya akan tiba pada tanggal 18 dan 19 Januari 2022. Sehingga total vaksin yang akan diterima sebanyak 2.722.930 dosis.

Santo menyebutkan, pada 2021, Jepang telah memberikan sekitar 4,15 juta dosis vaksin kepada Indonesia. Dengan penambahan vaksin AstraZeneca ini, total dukungan kerja sama dose-sharing vaksin Covid-19 dari Jepang sebanyak 6.875.080 dosis.

Dia mengatakan, dukungan kerja sama ini merupakan bentuk konkret dari kemitraan strategis di antara kedua negara, terutama dalam turut mendorong percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia. Santo juga menyebut Jepang merupakan slah satu mitra penting untuk Indonesia di bidang perdagangan, investasi, infrastruktur, dan pembangunan ekonomi.

"Apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dan rakyat Jepang atas dukungan kerja sama ini," kata Santo dalam keterangan tertulis, Minggu (16/1).

Santo menegaskan, selain terus menyuarakan kesetaraan akses vaksin untuk semua negara, Indonesia berada
di garda depan dalam mendukung upaya penguatan kerja sama kesehatan global, agar dunia lebih siap menghadapi tantangan kesehatan di masa mendatang.

Menurutnya, ketersediaan vaksin sangat penting di saat pemerintah mulai melaksanakan pemberian vaksin booster demi meningkatkan perlindungan kepada masyarakat.

"Sejalan dengan pemberian vaksin booster, pemerintah juga tetap meningkatkan program vaksinasi di daerah-daerah, khususnya yang capaian vaksinasinya masih relatif rendah," kata dia. (mdk/gil)

Baca juga:
8 Juta Lebih Warga Jakarta Tercatat sebagai Penerima Vaksinasi Booster
Vaksinasi Booster di Depok Sasar Lansia, Sementara Baru di RS Universitas Indonesia
Sepekan Digelar, Cakupan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Sumsel Masih Rendah
CEK FAKTA: Tidak Benar Vaksin Booster Berbayar Bagi Warga Tak Punya BPJS Kesehatan
Bupati Karolin Cek Vaksinasi di Pelosok Landak
Dukung PTM 100 Persen, BIN Percepat Vaksinasi Anak di Tiga Kabupaten Jatim
Masyarakat Diimbau Segera Vaksinasi Booster Setelah Terdaftar di PeduliLindungi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami