Indonesia Kembali Kedatangan 1.504.800 Vaksin AstraZeneca

Indonesia Kembali Kedatangan 1.504.800 Vaksin AstraZeneca
Vaksin corona tiba di Indonesia. Istimewa
PERISTIWA | 10 Juni 2021 23:36 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19, Kamis (10/6). Vaksin tahap ke-15 AstraZeneca dalam bentuk jadi yaitu 1.504.800 dosis. Vaksin tersebut tiba pukul 22.20 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Alhamdullilah pada malam hari ini Indonesia kembali menerima vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral covax facility sebanyak 1.504.800 dosis," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam siaran virtual, Kamis (10/6) malam.

Pada tanggal 5 Juni 2021, Indonesia juga telah menerima 313.100 vaksin AstraZeneca. Vaksin tersebut diterima melalui jalur multilateral covax facility.

"Dengan dua kedatangan AstraZeneca tanggal 5 Juni dan 10 Juni, maka jumlah total vaksin AstraZeneca dari covax facility yang diperoleh secara gratis adalah 8.228.400 dosis vaksin jadi," ungkapnya.

Retno mengatakan total vaksin yang telah diterima Indonesia saat ini 93.728.400 dosis. Dengan rincian, yaitu Sinovac 84.500.000 dosis, AstraZeneca 8.228.400, Sinopharm 1 juta dosis.

"Pemerintah terus beikhtiar dan bekerja keras mengamankan pasokan vaksin untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, ikhtiar ini bukan yang mudah, di mana pasokan vaksin masih terbatas. Sementara kebutuhan dunia akan vaksin sedemikian besarnya," kata Retno. (mdk/ray)

Baca juga:
Gelar Tes Antigen, BIN Lacak Covid-19 usai Libur Lebaran
Vaksinasi Massal di Pelabuhan Sunda Kelapa Membeludak
Polisi Sebut Penumpukan Vaksinasi di Pelabuhan Tj Priok Tak Sampai 3 Menit
IVC Technoplast Ikut Kawal Sentra Vaksinasi Kemenkop UKM-Hippindo
Tanggapan Istana soal Kerumunan di Tanjung Priok usai Jokowi Tinjau Vaksinasi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami