Indonesia Kembali Terima Vaksin Moderna dan AstraZeneca

Indonesia Kembali Terima Vaksin Moderna dan AstraZeneca
vaksin moderna. ©Reuters
NEWS | 1 Agustus 2021 13:26 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Pemerintah kembali menerima vaksin Covid-19. Minggu (1/8) siang, vaksin Moderna asal Amerika Serikat dari fasilitas COVAX dan vaksin AstraZeneca sumbangan pemerintah Inggris telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

"Alhamdulillah pada hari ini kita menerima kedatangan vaksin produksi Moderna dari Amerika Serikat melalui fasilitas COVAX dan AstraZeneca dari Inggris yang merupakan sumbangan pemerintah kerajaan Inggris hasil kerjasama bilateral Indonesia-Inggris. Untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih," ujar Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat konferensi pers, Minggu (1/8).

Sebanyak 3,5 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Moderna diterima Indonesia. Sementara, total vaksin AstraZeneca yang datang sebanyak 620 ribu.

Oleh sebab itu, Muhadjir memastikan bahwa stok vaksin Covid-19 aman. Indonesia hari ini memiliki setok 178 juta dosis.

"Kedatangan 3,500,000 dosis vaksin jadi produksi Moderna dan 620.000 vaksin jadi produksi AstraZeneca memastikan bahwa stok sudah aman," ujar Muhadjir.

"Secara keseluruhan menjadi sekitar 178 juta dosis. Hari ini secara tidak langsung berarti telah mengamankan sekitar 447 juta dosis vaksin yang datang secara bertahap," sambungnya.

Stok vaksin ini sebagai upaya Presiden Joko Widodo yang menargetkan program vaksinasi 2 juta dosis perhari disuntikan.

"Stok vaksin yang aman sangat diperlukan untuk mempercepat dan memperluas program vaksinasi 2 juta per hari berkenaan arahan dari bapak presiden pada bulan agustus ini," ujar Muhadjir.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengapresiasi pemerintah Amerika Serikat atas dukungan tambahan vaksin Moderna. Dengan begitu, kata dia, Indonesia hingga kini telah menerima 178.357.880 dosis vaksin Covid-19. Adapun sebanyak 144.700.280 dosis merupakan vaksin curah atau bulk sementara 33.657.600 dosis datang dalam bentuk vaksin jadi.

"Kalau kita pilah dari sisi sumbernya, maka dari covax facility saat ini Indonesia telah menerima pengiriman sebesar 19.704.960 dosis vaksin secara gratis dan semuanya merupakan vaksin yang sudah jadi," kata Retno sebagaimana ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden.

Retno mengatakan Indonesia juga akan kedatangan 620.000 vaksin Covid-19 AstraZeneca pada Senin, 2 Agustus 2021. Menurut dia, vaksin tahap ke-33 ini merupakan dukungan dose sharing (berbagai dosis) bilateral dari pemerintah Inggris.

"Menurut rencana, terdapat pengiriman berikutnya, yang jumlahnya belum disampaikan pada saat ini," ucap Retno.

Dia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Inggris atas dukungan vaksin Covid-19 untuk Indonesia. Retno menekankan pentingnya kerjasama berbagai dosis vaksin agar dunia dapat keluar dari pandemi virus corona.

"Pemerintah akan terus bekerja keras untuk mengamankan pengadaan vaksin bagi kepentingan rakyat Indonesia. Insya Allah, di bulan Agustus ini akan ada serangkaian ketibaan vaksin di Indonesia," tutur Retno.

Reporter: Lizsa Egeham (mdk/gil)

Baca juga:
Anies Baswedan: Kalau Besok Mau ke Pasar, Hari ini Vaksin
Kapolri: Target Vaksinasi Merdeka, 3 Juta Divaksinasi pada 17 Agustus 2021
Pemprov DKI Masih Kaji Sertifikat Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat Beraktivitas
Mahfud MD: Perlu Dukungan Pimpinan Agama untuk Percepatan Vaksinasi Covid-19
Kemenkes Ingatkan Komunitas Koordinasi dengan Dinkes Saat Gelar Vaksinasi Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami