Indonesia Rawan Gempa, BNPB Imbau Masyarakat Menyesuaikan Diri

PERISTIWA | 4 Agustus 2019 02:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menyatakan, Indonesia merupakan negara rawan gempa bumi. Agus pun meminta masyarakat untuk menyesuaikan diri.

"Kalau sudah tahu kita seharusnya menyesuaikan," kata Agus di Kantor BNPB Jakarta Timur, Sabtu (3/8).

Agus menerangkan visi penanggulangan bencana. Disebutkannya ada tiga poin. Antara lain menjauhkan bencana dari manusia.

"Kalau bisa bencananya dipindah. Kalau tidak bisa jauhkan orangnya dari bencana. Kadang-kadang enggak bisa juga," ujar dia.

Sehingga kata Agus satu-satu harus harmoni dengan bencana. Seluruh infrastruktur, cara hidup harus menyesuaikan dengan kondisi gempa.

"Kalau sering gempa maka rumah kita kita bangun yang tahan gempa," ujar dia.

Menurut Agus, Indonesia dianugerahi banyak bencana. Tujuannya supaya berpikir menyesuaikan diri. "Belajar bagaimana untuk mengatasi," ujar dia.

Agus mengatakan, BNPB mendorong kepala daerah yang berada di zona rawan gempa untuk memperketat Izin mendirikan Bangunan (IMB).

"Daerah-daerah yang banyak penduduknya kayak Sumatera, Jawa dan Sulawesi harus tegas mengecek rumah-rumah tahan gempa," ujar dia.

"Kita sudah menginformasikan daerah anda daerah rawan gempa harusnya daerah merespons. Oke harus disosialisasikan bangunan seperti ini biar kalau gak sesuai dibongkar," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
Ketum Golkar Ikut Berduka Atas Musibah Gempa Banten
Hingga Sabtu Malam, Korban Meninggal Gempa Banten Total Lima Orang
BNPB: 1050 Pengungsi Akibat Gempa M 6,9 Sudah Kembali ke Rumah
BNPB Diminta Bangun Hutan Pantai, Cegah Kerusakan Akibat Tsunami
Mensos Kunjungi Korban Gempa di Banten

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT