Ingin ke Gereja, Ibu dan Anak di Buntok Kalteng Temukan Bayi Dibuang

Ingin ke Gereja, Ibu dan Anak di Buntok Kalteng Temukan Bayi Dibuang
Ilustrasi bayi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Olesia Bilkei
PERISTIWA | 14 Juni 2021 00:01 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Seorang gadis bernama Krisdayanti (15) dan ibunya Desi Gantiani (37), warga Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah menemukan bayi laki-laki yang tergeletak di semak-semak, saat mereka berangkat menuju gereja.

"Saya bersama ibu tadi berjalan kaki dari rumah menuju ke Gereja Maranatha. Saat itulah kami mendengar suara, ternyata ada bayi di semak-semak," kata Krisdayanti di Buntok, Minggu (13/6).

Dia menjelaskan, sekitar pukul 07.30 WIB, dirinya bersama ibunya berangkat menuju gereja. Mereka melintasi Jalan Barito Raya dengan berjalan kaki, karena jarak menuju gereja tidak terlalu jauh.

Saat hendak melintas di dekat Jembatan Sungai Raut, ibunya tiba-tiba mendengar ada suara di semak-semak sekitar jembatan. Namun yang terdengar saat itu seperti suara burung.

Penasaran, mereka berdua memutuskan singgah dan menuju ke arah asal suara itu. Setelah sampai di lokasi itu, mereka kaget karena ternyata ada sesosok bayi.

Mereka kemudian menginformasikan temuan itu kepada warga lainnya yang kebetulan lewat. Selanjutnya warga melaporkan temuan sesosok bayi di semak belukar tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolres Barito Selatan, AKBP Agung Tri Widiantoro diwakili Kapolsek Dusun Selatan Iptu Suranto membenarkan kejadian penemuan sesosok bayi tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait hal penemuan bayi di semak belukar di Jalan Barito Raya Buntok tersebut, dan bayi yang ditemukan itu sudah dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan perawatan," kata Suranto seperti dilansir dari Antara.

Bagian Humas RSUD Jaraga Sasameh Buntok Noorhalidah ketika dikonfirmasi mengatakan, bayi yang ditemukan warga di semak belukar itu berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 3,355 kg dan panjang bayi 51 cm.

"Kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki ini sehat, dan stabil, sedangkan umur bayi diperkirakan di bawah satu hari dengan keadaan plasenta masih utuh dan segar," tutup Noorhalidah. (mdk/fik)

Baca juga:
Kakak Tersangka Kasus Inses di Bekasi Dikenakan Pasal Persetubuhan di Bawah Umur
Diduga Lakukan Inses, Kakak-Adik di Bekasi Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Bayi
Malu Hamil di Luar Nikah, Perempuan di Depok Buang Bayi ke Tempat Sampah Rumah Sakit
Mayat Bayi Ditemukan dalam Tempat Sampah Rumah Sakit di Depok
Bayi Baru Lahir Dibuang di Saluran Irigasi Kebumen
Mayat Bayi tanpa Tangan di Buleleng Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami