Ingin Kencan dengan Wanita di Hotel, Asisten Guru Malah Kena Tipu Rp6,4 Juta

Ingin Kencan dengan Wanita di Hotel, Asisten Guru Malah Kena Tipu Rp6,4 Juta
PERISTIWA | 10 April 2020 10:33 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Bermaksud check in dengan seorang wanita, asisten guru di salah satu sekolah swasta di Palembang berinisial JP (22) malah ditipu dan kehilangan uang Rp6,4 juta. Dia berharap polisi menangkap jaringan ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelapor menceritakan, dia tertarik dengan seorang wanita yang dikenalnya melalui aplikasi WeChat untuk diajak kencan di hotel. Wanita itu mengaku bernama Maria Ulfa dan bersedia diajak check in.

Namun, wanita itu meminta sejumlah uang karena dirinya adalah cewek panggilan. Uang yang pertama diminta sebesar Rp100 ribu sebagai down payment (DP) yang dikirim melalui ATM.

Dari obrolan di WhatsApp, terlapor kembali meminta uang dengan alasan permintaan dari muncikarinya, Dara Mutia Deslian. Pelapor pun mengabulkannya dengan mengirim uang Rp525 ribu dan Rp900 ribu lalu Rp400 ribu ke rekening Dara Mutia Deslian.

Bukannya segera bertemu dengan wanita panggilan itu, pelapor justru menjadi lumbung uang bagi terlapor. Dia dimintai uang sebesar Rp1.325.000 dan Rp1,5 juta beberapa jam kemudian dengan alasan sewa kamar di hotel berbintang di Palembang.

Lagi-lagi, pelapor belum juga mendapat kepastian bertemu dengan terlapor. Pelapor baru sadar menjadi korban penipuan ketika nomor telepon terlapor tak aktif lagi saat dihubungi. Dia pun melaporkan kasus ini ke SPKT Polrestabes Palembang.

1 dari 1 halaman

Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri mengungkapkan, pelapor mendatangi kantor polisi kemarin sore yang mengaku menjadi korban penipuan dalam transaksi elektronik. Total kerugian korban sebesar Rp6,4 juta yang dikirim ke rekening wanita bernama Maria Ulfa dan Dara Mutia Deslian sebagai muncikari.

"Pelapor mengaku ingin booking wanita itu di hotel, tapi malah kena tipu sampai Rp6,4 juta," ungkap Heri saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).

Menurut dia, laporan telah dilimpahkan ke Satreskrim untuk proses lebih lanjut. Pihaknya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan seseorang untuk meminta uang terlebih belum begitu kenal.

"Pastikan orang yang kontak bisa dipercaya karena aksi penipuan melalui media sosial sangat rentan. Masyarakat sendiri yang harus waspada, jangan sampai menjadi korban," imbaunya. (mdk/ray)

Baca juga:
Kena Tipu Beli Masker Rp36,4 Juta di Online, Juan Dikirimi Batu Bata
Grab Investigasi Orderan Fiktif Rugikan Mitra Lebih Dari Rp2 Juta
Penipu Nenek Arpah di Depok Divonis Ringan Cuma 8 Bulan
Beli Masker Senilai Rp36 Juta Lewat Online, Warga Palembang Malah Dikirim Batu Bata
Haru, Klarifikasi Ibunda Rachel Vennya Terkait Kasus Penipuan yang Menimpa Anaknya

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami