Ini 8 Poin SE Wali Kota Bengkulu Terkait Panduan Ibadah Ramadan & Idul Fitri

Ini 8 Poin SE Wali Kota Bengkulu Terkait Panduan Ibadah Ramadan & Idul Fitri
PERISTIWA | 22 April 2020 15:40 Reporter : Hery H Winarno

Merdeka.com - Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengeluarkan Surat Edaran terkait panduan ibadah selama bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Surat edaran tersebut terbit setelah Wali Kota Helmi Hasan dan Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi menggelar rapat bersama Forkopimda.

Rapat dihadiri oleh Dandim 0407, perwakilan Polres, BIN, dokter perwakilan dari IDI, Dinas Kesehatan, Dinas Perindag, BPBD dan Bagian Kesra.

surat edaran wali kota bengkulu

Surat Edaran Wali Kota Bengkulu ©2020 Merdeka.com

Surat edaran tersebut dikeluarkan berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor : 6 tahun 2020. Berikut isi dari surat edaran Wali Kota Bengkulu tersebut :

1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan ibadah.

2. Berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah sunnah selama bulan suci Ramadan 1441 H/2020 M seperti Salat Tarawih, tadarusan Alquran, dilaksanakan dengan mengedepankan keutamaan menjaga kesehatan dan menghindari berkumpulnya banyak orang, untuk dilaksanakan di rumah masing-masing sesuai sunnah Rasulullah untuk menyinari rumah dengan tadarusan Alquran.

3. Sahur dan buka puasa dilakukan di rumah masing-masing dengan keluarga, tidak perlu sahur on the road arau iftharjama'i (buka puasa bersama).

4. Peringatan Nuzulul Qur'an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan.

5. Tidak melakukan iktikaf di 10 (sepuluh) mal terakhir bulan Ramadan di masjid atau musala.

6. Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjemaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan.

7. Silatuhrahmi atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri, sebaiknya dilakukan melalui media sosial dan video call atau conference.

8. Pasar kaget atau pasar tumpah yang biasa dilaksanakan pada bulan suci Ramadan dilarang atau ditiadakan.

Surat edaran tersebut dibuat untuk mencegah kasus penyebaran virus Corona di Kota Bengkulu.Keputusan ini diambil mengingat jumlah warga/pasien Covid-19 di Bengkulu terus bertambah.

wali kota bengkulu helmi hasan

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan Usai Rakor Memutuskan Meniadakan Salat Tarawih di Masjid©2020 Merdeka.com

"Kita akan buat surat untuk seluruh umat Islam di Kota Bengkulu, tadi saya sudah minta ke bagian kesra agar dibuat dan saya tandatangani hari ini. Surat edaran itu agar masyarakat tidak salat tarawih di masjid, silakan salat di rumah masing-masing dengan keluarga inti," ujar Helmi. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami