Ini Alasan Menlu Retno Pilih Banyuwangi Jadi Tempat Penutupan Program BSBI

PERISTIWA » BANYUWANGI | 13 Agustus 2019 20:24 Reporter : Ulil Albab

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri memilih Kabupaten Banyuwangi untuk menjadi tempat penutupan program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2019 yang akan berlangsung di Taman Blambangan, malam ini, Selasa (13/8). Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan, Banyuwangi dipilih karena dinilai mampu mempertahankan nilai kearifan lokal, budaya dan beriringan dengan pembangunan yang inovatif.

"Banyuwangi jadi representasi dari kota di Indonesia, yang tidak hanya mampu mempertahankan local culture, values, dan juga bisa melakukan pembangunan dan inovatif. Ada kombinasi itu, dan itu tidak mudah, kami melihat Banyuwangi bisa melakukan itu," kata Retno saat jumpa pers di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (13/8).

2019 Merdeka.com

Dalam seremoni penutupan akan ditampilkan pagelaran Seni Indonesia Channel (Inchan) dengan menampilkan kebolehan 72 pemuda dari 40 negara sahabat, termasuk Indonesia. Mereka akan menampilkan seni menari, bermain musik dan melantunkan tembang tradisional dalam suguhan sendra seni budaya kolosal berdurasi 70 menit.

"Kami memilih Banyuwangi menyampaikan hasil belajarnya selama tiga bulan. Malam ini mereka akan menjahit hasil perolehan mereka dari beberapa daerah di Indonesia," katanya.

2019 Merdeka.com

Para penerima BSBI kali ini, belajar di berbagai daerah di Indonesia seperti Yogya, Sumatera Barat, Bali, Kutai Kertanegara dan Kabupaten Banyuwangi sendiri.

"Kita ingin mereka menjadi agen perdamaian, menjadi agen menghormati perbedaan, alat soft power politik luar negeri Indonesia untuk merajut perdamaian," ujarnya.

(mdk/hhw)