Ini alasan Pak Subagyo jual jasa kerjakan PR matematika

PERISTIWA | 16 Desember 2014 07:41 Reporter : Kresna

Merdeka.com - Jasa penerjemahan bahasa inggris menginspirasi Subagyo warga Pleret, Bantul untuk membuka jasa menggarap soal matematika SD, SMP dan SMA. Dia membuka lapak di pinggir jalan, sebelah selatan Kantor Pos Kotagede, Yogyakarta.

Usaha yang baru dirintis Subagyo selama 3 minggu ini tergolong unik. Foto aktivitas Subagyo yang diposting fan page Meme Comic Indonesia tersebut mengundang banyak perhatian netizen.

Dalam foto tersebut tampak Bagyo duduk di balik meja sedang mengerjakan soal. Di meja tersebut ditempelkan banner berwarna merah dengan tulisan "Jual Jasa Garap Soal Matematika SD-SMP-SMA".

"Saya membuka ini baru tiga minggu, karena melihat penerjemahan saja ada jasanya, soal matematika juga pasti bisa dibuat jasanya," kata bapak dua anak tersebut, saat dihubungi merdeka.com, Senin (15/12).

Dia mengaku ide tersebut muncul karena kegelisahannya atas usaha advertising yang digeluti bersama istrinya sepi orderan. Sementara dia harus menghidupi dua anak yang masih duduk di bangku kelas SMA dan SD. Dengan berbekal pengetahuannya tentang matematika, dia pun nekat melaksanakan ide tersebut.

"Desakan ekonomi juga, selain itu yang saya bisa ya matematika ini, ya itu yang saya kerjakan," ujarnya.

Untuk setiap soal yang dikerjakannya, Subagyo mendapatkan upah Rp 10.000. Jika soal lebih sulit, maka akan lebih mahal biayanya. "Baru satu ini yang pesan, itu pun belum diambil jadi belum dibayar, anak SMA tadi yang pesan," ungkapnya.

Subagyo sendiri mengaku hanyalah lulusan SMA YUB (Yayasan Universitas Buruh) di Yogyakarta tahun 70-an. Kecintaannya terhadap matematika membuat lelaki berusia 60 tahun tersebut selalu ingat rumus-rumus.

"Dasarnya senang, dulu SMA nggak terkenal, belajarnya matematika murni jadi nggak sulit," tandasnya.

Sebelum membuka jasa tersebut, rupanya Subagyo sudah pernah menjadi guru les privat beberapa anak SD sampai SMA. "Sebelumnya saya bikin advertising sekarang istri saya yang urus, saya juga ngelesin anak-anak sekolah," katanya.

Meski belum banyak yang menggunakan jasa mengerjakan soal matematika tersebut Subagyo merasa optimis akan banyak pelanggan. Pasalnya, selama tiga minggu membuka jasa tersebut sudah banyak memintanya untuk memberikan les privat.

"Yang minta kerjakan soal baru satu mungkin karena masih musim liburan, tapi sudah ada yang minta les privat sama saya," ujarnya.

Permintaan tersebut pun disambut senang Subagyo. Tidak pikir panjang dia pun langsung mengambil tawaran tersebut. "Saya sanggupi, nanti hari minggu juga sudah ada yang pesan mau antar soal," tambahnya.

Baca juga:

Pria 60 tahun jual jasa kerjakan PR matematika, tarif Rp 10 ribu

Orang tua kaget anak mereka juara merakit robot dan ke Singapura

Ikut lomba robot, 3 anak desa butuh sponsor pergi ke Singapura

Cerita guru MTs bermodal Rp 1,5 juta bisa hasilkan robot terbaik

Bangga jadi anak desa, mimpi di atas perahu dan lapak ikan

Tak mampu beli mainan picu kreativitas 3 bocah ini bikin robot

(mdk/did)