Ini alasan Sail Indonesia 2017 digelar di Kota Sabang

PERISTIWA | 6 Desember 2017 14:07 Reporter : Hery H Winarno

Merdeka.com - Sail Indonesia tahun ini digelar di Kota Sabang. Kota di ujung barat Indonesia itu dipilih sebagai tuan rumah festival bahari yang juga event pelayaran internasional. Lalu mengapa Sabang dipilih sebagai tuan rumah Sail Indonesia.

"Sabang dipilih karena posisi geografisnya yang sangat strategis. Sabang ini dilewati kapal pelayaran internasional maupun yacht," ujar Kadisbudpar pemprov Aceh Reza Pahlevi kepada merdeka.com.

Kapal Yacht Asing di Sabang ©2017 merdeka.com/imam buhori

Selain itu, pelabuhan di Kota Sabang juga sangat memadai disinggahi kapal pesiar besar. Tak heran setiap tahun 10 hingga 12 kapal pesiar menurunkan jangkarnya di Kota Sabang.

"Kita juga dekat dengan Phuket dan Langkawi. Sabang juga punya pelabuhan yang memadai untuk kapal pesiar. Ini sangat potensial karena setiap tahun, 10-12 kapal pesiar berlabuh di sini," ujar Reza.

Sebelumnya Kapal Pesiar Costa Victoria yang membawa ribuan wisatawan bersandar di Dermaga CT-3 Sabang, Senin (27/11/2017). Para penumpang kapal tersebut ikut memeriahkan jalannya Sail Indonesia 2017 yang tahun ini digelar di Kota Sabang dari 28 November hingga 5 Desember kemarin.

KRI Dewa Ruci tiba di Sabang ©2017 merdeka.com/Imam Buhori

"kita harapkan Sabang semakin berkembang dengan adanya Sail ini. Sabang juga punya kaitan sejarah yang erat dengan Indonesia, karena seperti kita thu lokasi titik kilometer nol juga ada di sini," pungkas Reza. (mdk/hhw)

Baca juga:

Ini alasan Sail Indonesia 2017 digelar di Kota Sabang

Mengunjungi Benteng Anoi Itam, gudang persenjataan Jepang di Sabang

Sail Sabang, event bahari terbesar sepanjang sejarah RI

Potret kebersamaan nelayan Ujong Ule Krueng memasak kuah Beulanggong

Menyelami indahnya surga bawah laut Pulau Rubiah

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.