Ini Aturan Teknis Larangan WNA Masuk Indonesia Selama Wabah Corona

Ini Aturan Teknis Larangan WNA Masuk Indonesia Selama Wabah Corona
PERISTIWA | 1 April 2020 12:59 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah melarang sementara warga negara asing masuk ke wilayah Indonesia. Larangan ini termuat dalam Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly melalui siaran pers yang diterima merdeka.com mengatakan, larangan ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Larangan ini berlaku untuk seluruh orang asing dengan enam pengecualian," kata Yasonna, Rabu (1/4).

Enam pengecualian yang dimaksud adalah orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap. Lalu, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas. Orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas. Tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan.

"Hal ini didasari oleh alasan kemanusiaan (humanitarian purpose)," ujarnya.

Selain itu, awak alat angkut baik laut, udara maupun darat. Terakhir, orang asing yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

Yasonna melanjutkan, orang asing yang dikecualikan tersebut harus memenuhi tiga persyaratan. Yakni ada surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan dari masing-masing negara. Telah berada 14 (empat belas) hari di wilayah/negara yang bebas Covid-19.

Terakhir harus membuat pernyataan bersedia untuk dikarantina selama 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Permenkum HAM ini juga mengatur regulasi bagi orang asing yang berada di Indonesia. Orang asing pemegang izin tinggal kunjungan (termasuk bebas visa kunjungan dan Visa on Arrival) yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang izin tinggalnya, akan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi tanpa dipungut biaya.

"Orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang lagi, akan diberikan penangguhan dan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi tanpa dipungut biaya," kata dia.

Peraturan ini akan diberlakukan mulai besok, 2 April 2020, pukul 00.00 WIB dan akan berakhir setelah instansi yang berwenang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 sudah dapat terkendali dan dinyatakan aman bagi masyarakat. (mdk/noe)

Baca juga:
Jenderal Idham Aziz Minta Kapolda Lebih Tegas Laksanakan Maklumat Kapolri
Gelontorkan Rp 6,1 T, Pemerintah Tunda Pembayaran Cicilan KUR Selama 6 Bulan
Percepat Tangani Covid-19, Jokowi Tinjau RS Darurat di Pulau Galang
BI Diberi Kewenangan Bailout Bank Sistemik Lewat LPS
Dosen UNS Bikin APD dari Jas Hujan Dilengkapi Power Bank
Cegah Virus Corona, Perlukah Pakai Sabun Khusus Saat Cuci Tangan?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami