Ini harapan komandan Grup 2 Kopassus setelah Serda Ucok bebas

Ini harapan komandan Grup 2 Kopassus setelah Serda Ucok bebas
Sidang kasus Lapas Cebongan. ©2013 Merdeka.com/faqih
PERISTIWA | 6 September 2013 16:35 Reporter : Ramadhian Fadillah

Merdeka.com - Komandan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura Letkol Maruli Simanjuntak menghormati seluruh keputusan yang menghukum anak buahnya dalam kasus Cebongan. Maruli menegaskan seluruh proses hukum berjalan transparan.

"Sidang terbuka, anda lihat sendiri," kata Letkol Maruli, Jumat (6/9).

Menurut dia, Serda Ucok (eksekutor) merupakan prajurit yang pintar. Ucok tidak hanya mengandalkan pekerjaan secara fisik, tapi dengan kecerdasan juga.

"Mungkin, dia (Ucok) lebih pintar dari saya. Bahkan, bisa lebih pintar," kata Maruli.

Maruli menambahkan Serda Ucok cukup ahli di bidang komputer. Ucok belajar secara otodidak.

"Kemampuan intelektualnya bagus. Bisa dilihat, cara bicaranya saat tampil di depan para pendukung. Kami saja belum mampu untuk itu. Dengan kemampuan yang dia miliki, bisa bermanfaat setelah bebas. Bisa bekerja apa saja," harap Maruli soal mantan anak buahnya itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Serda Ucok Tigor Simbolon divonis 11 tahun penjara dan dipecat dari dinas kemiliteran karena terbukti terlibat pembunuhan berencana. Sementara 11 anggota Kopassus lainnya dihukum penjara bervariasi.

Mereka terbukti bersalah melakukan penyerangan ke Lapas Cebongan dan menembak mati empat tahanan yang membunuh Sertu Heru Santoso di Hugo's Cafe. (mdk/ian)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami