Ini Isi Surat Ferdy Sambo: Minta Maaf Beri Pengakuan Bohong Kematian Brigadir J

Ini Isi Surat Ferdy Sambo: Minta Maaf Beri Pengakuan Bohong Kematian Brigadir J
Irjen Pol Ferdy Sambo Usai Diperiksa 7 Jam. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 11 Agustus 2022 21:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo menulis surat dari balik tahanan khusus Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat itu mengakui salah memberikan keterangan keliru terkait kematian ajudannya tersebut.

Hal ini disampaikan penasihat hukum Ferdy Sambo dan istrinya PC, Arman Hanis di kediaman pribadi jenderal polisi bintang dua tersebut di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/8) malam.

"Saya menyampaikan pesan dari pak FS (Ferdy Sambo). Pesan dari pak FS untuk seluruh masyarakat," kata Arman.

2 dari 2 halaman

Berikut Isi Surat Ferdy Sambo

Dalam pesannya yang dibacakan Arman, Ferdy Sambo meminta maaf kepada Polri, keluarga dan masyarakat perihal pengakuannya terkait kematian Brigadir J. Dia meminta maaf akibat perbuatannya menjadi polemik di masyarakat.

"Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya khususnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya yang memberikan informasi yang tidak benar serta memicu polemik dalam pusaran kasus Duren Tiga yang menimpa saya dan keluarga," ucap Arman.

Arman menerangkan, kliennya telah menjalankan pemeriksaan secara kooperatif dan menjawab pertanyaan penyidik secara lengkap sesuai kapasitas. Menurut dia, hasil pemeriksaan pun telah dipaparkan secara detail oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

"Dalam rangkaian peristiwa di Duren Tiga, bapak Kadiv Humas Polri juga tadi sudah menjelaskan cuplikan substansi pemeriksaan dan kami tidak menambahkan poin tambahan apapun selain yang disampaikan bapak Kadiv Humas Polri," ujar dia.

Arman tak berkenan mengomentari lebih jauh terkait hasil pemeriksaan tim khusus terhadap Ferdy Sambo.

"Kami fokus untuk menjalankan proses hukum dan tidak ingin menambah spekulasi-spekulasi yang tidak produktif karena pada waktunya akan disampaikan di muka persidangan," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
Sidang Doni Salmanan, Kuasa Hukum Sebut Para Korban Juga Pernah Untung dari Quotex
Jaksa Beberkan Aliran Uang Doni Salmanan ke Artis dan YouTuber
Fakta Persidangan: Doni Salmanan Ajak 25.000 Orang Daftar Quotex
Barang Bukti Doni Salmanan Dilelang atau Tidak, Polisi: Tergantung Keputusan Hakim
Jaksa Masih Persiapkan Dakwaan, Penahanan Doni Salmanan Diperpanjang 20 Hari
Sidang Crazy Rich Doni Salmanan Digelar 4 Agustus 2022
Doni Salmanan Didakwa Penyebaran Berita Bohong dan Penipuan
Ferdy Sambo Jadi Tersangka, LPSK Nilai Kasus Brigadir J Sudah di Jalur yang Benar
Usai Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J, Penyidik Polda Metro Dibawa ke Mako Brimob
Usai Diperiksa Terkait Kasus Brigadir J, 1 Penyidik Polda Metro Dibawa ke Mako Brimob

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini