Ini penjelasan JK soal Jokowi belum lunasi janji Rp 50 juta ke korban gempa Lombok

PERISTIWA | 9 Oktober 2018 17:44 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyayangkan pemerintahan Jokowi belum menyelesaikan persoalan para korban gempa bumi di Lombok, NTB. Politisi PKS ini bahkan menyebut janji Jokowi memberikan Rp 50 juta kepada para korban yang rumahnya hancur belum terbukti hingga saat ini.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah sudah membicarakan soal janji Jokowi memberikan bantuan hingga Rp 50 juta untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat di Lombok. Pihaknya meminta kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah agar mendata beberapa rumah yang rusak.

"Saya bicara dengan gubernur kemarin. Masalahnya adalah semua harus didata dengan benar," kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/10).

Dia menjelaskan Zulkieflimansyah mengeluh tentang rumitnya mendata rumah korban gempa tersebut. Pihaknya juga sedang menunggu data tersebut. Sehingga pihaknya bisa memberikan anggaran dengan tepat untuk rehabilitasi.

"Karena nanti besar atau ringan harus betul. Atau rumahnya kecil saja. Kita harus betul-betul hati-hati. Ini uang rakyat juga yang kita berikan kan. Masalahnya bukan duitnya, masalahnya datanya," ungkap JK. (mdk/dan)

Baca juga:
Pemprov NTB kesulitan mendata rumah yang rusak di Lombok
JK soal PKS kritik anggaran pertemuan IMF-WB: Namanya masa kampanye apa saja salah
Jokowi: Terima kasih atas bantuan Malaysia untuk gempa Lombok & Sulteng
Bos IMF bawa cek Rp 2 miliar bantu korban gempa Lombok dan Sulawesi Tengah
Hidayat sebut korban gempa NTB belum dapat Rp 50 juta yang dijanjikan Jokowi
Menteri Sri Mulyani sebut dana Rp 2,1 T telah dicairkan untuk pemulihan Lombok

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.