Ini Riwayat Sakit yang Diderita BJ Habibie

PERISTIWA | 11 September 2019 19:11 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, kabar duka datang dari Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie. BJ Habibie meninggal dalam usia 83 tahun di RSPAD pada pukul 18.05 WIB.

"Saya harus menyampaikan ini, bahwa Ayah saya, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," kata putra Habibie, Thareq Habibie di RSPAD, Rabu (11/9).

Sebelum meninggal dunia, BJ Habibie diketahui menderita beberapa penyakit. Ini riwayat penyakit BJ Habibie:

1 dari 3 halaman

Kelelahan

Sebelum meninggal dunia BJ Habibie terlebih dahulu dirawat secara intensif sejak 1 September 2019. Putra kedua Habibie, Thareq Kemal mengatakan ayahnya harus dirawat karena kelelahan.

"Beliau akhirnya kita ungsikan ke rumah sakit untuk benar-benar istirahat. Karena kalau di rumah, siapapun pasti datang menjenguk, sedangkan menjenguk itu membuat bapak beraktivitas lagi. Tidak ada waktu beliau beristirahat. Sedangkan beliau mohon benar-benar dimengerti, kecuali terpenting. Mohon doanya saja," kata Thareq dalam jumpa pers di RSPAD, Senin (10/9).

2 dari 3 halaman

Pernah Mengalami Kebocoran Klep Jantung

Pada Maret 2018, BJ Habibie pernah mengalami kebocoran klep jantung. Bahkan dirinya mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Muenchen Jerman.

Kebocoran klep Jantung atau penyakit kebocoran klep atau katup jantung, satu atau lebih katup di jantung tidak berfungsi dengan baik. Umumnya, jantung memiliki empat katup yang membuat darah mengalir ke arah yang benar. Katup ini termasuk katup mitral, katup trikuspid, katup paru, dan katup aorta.

Sementara itu Putra kedua Habibie, Thareq Kemal menceritakan kondisi Habibie yang sejak muda memiliki masalah dengan jantung.

"Bapak saya memang dari dulu semenjak muda punya masalah dengan jantung. Otomatis karena menua, jantungnya sangat melemah. Dikasih aktivitas tinggi, tidak dikasih istirahat badan memberontak. Karena badan akan minta istirahat. Jadi lah ada masalah dengan jantung," kata Putra kedua Habibie, Thareq Kemal.

3 dari 3 halaman

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Mendalam

Presiden Jokowi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Rabu (11/9) pada pukul 18.05 WIB.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah, menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya ke rahmatullah, bapak Prof BJ Habibie, tadi jam 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto," kata Jokowi di RSPAD Gatot Soebroto.

Jokowi memuji Habibie sebagai seorang ilmuwan kelas dunia dan juga bapak teknologi Indonesia. "Serta beliau adalah presiden RI yang ketiga. Beliau berpulang ke rahmatullah dalam usia 83 tahun, dan nantinya dari RSPAD akan dibawa ke rumah duka di Kuningan," kata Jokowi.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, Jokowi berharap diberikan ketabahan. "Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, bisa melanjutkan apa yang bisa dicita-citakan Bapak BJ Habibie semasa hidupnya," pungkas Jokowi. (mdk/dan)

Baca juga:
Puisi 'Seribu' Habibie untuk Ainun Gambarkan Cinta Sampai Akhirat
Perjalanan Cinta BJ Habibie dan Ainun, Kisah Kesetiaan Tak Lekang Waktu
Keluarga Berkumpul Temani BJ Habibie Sampai Detik Akhir
Kisah Habibie Kuliah di Jerman Usai Lihat Ayahnya Wafat Saat Salat
Prabowo Subianto Berduka BJ Habibie Meninggal Dunia
Ini Pesawat R80, Cita-Cita BJ Habibie yang Nyaris Terwujud