Ini Sosok 2 Jenderal Putra Asli Papua Jadi Pangdam Cendrawasih & Kasuari

PERISTIWA | 4 September 2019 05:30 Reporter : Syifa Hanifah

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali merotasi jajaran TNI. Kali ini pucuk pimpinan di Kodam Cenderawasih bakal diisi Mayjen TNI Herman Asaribab dan Pangdam Kasuari diisi oleh Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau.

Kedua jenderal TNI tersebut merupakan putra asli Papua yang menduduki posisi sebagai Pangdam Cenderawasih dan Pandam Kasuari.

"Sekarang dua-duanya diisi putra Papua," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi, Selasa (3/9).

Berikut ini sosok dua jenderal putra asli Papua:

1 dari 4 halaman

Mayjen Herman Asaribab Pernah Menjadi Pangdam Tanjungpura

Mayjen TNI Herman Asaribab merupakan lulusan Akmil tahun 1988. Dia berpengalaman dalam bidang infanteri. Dia adalah putra asli Papua, kelahiran Jayapura, 10 Juni 1964 pernah menjadi Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih menggantikan posisi Mayjen TNI Tatang Sulaiman, sejak tanggal 10 September 2015 sampai dengan 4 Desember 2017.

Kemudian dia mengemban tugas menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI. Jabatan terakhir Herman Asaribab sebagai Pangdam Tanjungpura. Kodam XII/Tanjungpura, merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

2 dari 4 halaman

Mayjen Herman Asaribab Menjadi Pangdam Cenderawasih

Kini Mayjen TNI Herman Asaribab menjadi pucuk pimpinan di Kodam Cenderawasih, menggantikan Mayor Jenderal Yosua Pandit Sembiring. Rotasi ini menganulir keputusan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang awalnya menunjuk Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau menjadi Pangdam Cenderawasih. Ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/872/VIII/2019 tanggal 14 Agustus 2019.

Dengan surat keputusan baru Joppye tetap menduduki posisi semula sebagai Pangdam Kasuari. Tak jadi diganti Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang. Sedangkan Mayjen Yosua digeser menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI.

3 dari 4 halaman

Mayjen Joppye Onesimus Lulusan Akmil 1986

Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau merupakan pria kelahiran Serui, Papua, 17 Juli 1962. Dia lulusan Akmil 1986 dari cabang Infanteri.

Sebelum ditugaskan di Tanah Kelahirannya, Joppye sudah malang melintang melakukan penugasan di sejumlah daerah di Indonesia antara lain sebagai Danyonif 407/PK, Kodam IV/Diponegoro pada tahun 2000-2003. Dia juga Pernah juga menjabat sebagai Pati Sahli TK III Bid Sosbud HAM Panglima TNI.

4 dari 4 halaman

Mayjen Joppye Onesimus Jabat Pangdam XVII/Kasuari

Mayjen Joppye Onesimus kembali menjadi Pangdam XVII/Kasuari. Setelah sebelumnya Joppye diangkat sebagai Pangdam Cenderawasih berdasarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/872/VIII/2019 tanggal 14 Agustus 2019.

Dengan surat keputusan baru Joppye tetap menduduki posisi semula sebagai Pangdam Kasuari. Tak jadi diganti Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang.

"Pak Joppye tidak jadi bergeser ke Jayapura, tetap di Manokwari. Di Jayapura, Pak Herman sekarang Pangdam Tanjung Pura. Dalam waktu dekat diserah terima kan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Sisriadi kepada merdeka.com, Selasa (3/9).

Menurut Sisriadi, ketika surat keputusan Panglima keluar 14 Agustus lalu belum dilakukan pelantikan terhadap Mayjen Joppye. Sedangkan keputusan baru keluar pada 30 Agustus. "Sekarang dua-duanya diisi putra Papua," tuturnya.

Dia mengatakan pertimbangan menempatkan dua putra Papua agar bisa mengoptimalkan dan melakukan pendekatan kultural seperti arahan Presiden Jokowi.

"Bukan karena kerusuhan, tapi semata-mata kita ingin orang yang mengerti teritorial, kultur, adat dan budaya di sana," tandasnya. (mdk/dan)

Baca juga:
Pangdam Cenderawasih Diganti, Dua Kodam di Papua Kini Diisi Putra Asli Daerah
Panglima TNI Kirim Kendaraan Pengamanan Tambahan ke Papua Barat
Ditegur karena Mabuk, Pemuda Ancam Anggota TNI Pakai Golok di Koramil
Aksi Heroik Anggota TNI Selamatkan Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tulungagung
Hari Ini, Kapolri dan Panglima TNI Berkantor di Papua dan Papua Barat
TNI/Polri Pastikan Kondisi Jayapura Kembali Kondusif