Ini tanggapan warga Banyumas Mendoan dijadikan merek dagang

Ini tanggapan warga Banyumas Mendoan dijadikan merek dagang
PERISTIWA | 5 November 2015 13:06 Reporter : Chandra Iswinarno

Merdeka.com - Kehebohan nama Mendoan dijadikan merek dagang perorangan terus menunjukkan kontroversi di kalangan warga Banyumas dan sekitarnya. Bahkan, pedagang angkringan serta gorengan yang biasa menjajakan makanan khas mendoan tersebut ikut kaget.

Seorang warga yang tinggal di Karangwangkal, Purwokerto, Aditya mengaku tidak masalah dengan adanya pengklaiman nama merek dagang tersebut. "Sepanjang merek dagang, saya tidak bermasalah. Karena yang paling penting esensinya, jangan sampai cara membuat dan berbagai bahan baku di dalamnya dijadikan hak eksklusif perorangan," ujarnya, Kamis (5/11).

Dia menilai, dalam konteks dagang tentunya akan berimbas pada merek yang dijual. "Karena ini adalah perdagangan, otomatis siapa yang menggunakan nama Mendoan harus menambah nama lain di belakangnya," tutur Aditya.

Pendapat berbeda dikemukakan seorang pedagang angkringan di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Slamet. Dia menyayangkan adanya pengesahan merek dagang Mendoan.

"Padahal itu kan makanan tradisi sini dan banyak orang yang terbiasa dengan makanan Mendoan, harusnya jangan diakui perorangan," kata Slamet.

Menurutnya, Pemkab Banyumas harus mengambil langkah khusus agar Mendoan tidak menjadi merek perorangan. Apalagi, lanjut dia, Mendoan sudah menjadi bagian dari makanan khas Banyumas dan menjadi penanda identitas Banyumas yang melekat di masyarakat.

"Soalnya lucu, kalau ada orang punya hak ekslusif nama Mendoan," ujar Slamet.

Meski demikian, dia menilai langkah Fudji Wong dari sisi yang berbeda. Dia mengaku salut dengan alasan Fudji Wong yang mematenkan Mendoan sebagai langkah antisipasi agar tidak dipatenkan warga negara asing.

"Masa yang punya merek Mendoan pedagang air minum, pedagang Mendoannya malah tidak bikin merek Mendoan. Tetapi alasannya, biar tidak diklaim Malaysia itu baru bener, apalagi dia orang Banyumas bukan orang luar Banyumas yang tiba-tiba langsung ngaku-ngakuin Mendoan," Tandas Slamet. (mdk/cob)

Mendoan jadi merek dagang hebohkan Banyumas

Pemkab Banyumas akan gelar lomba masak Mendoan

Tempe mendoan dan bakwan sayur diperkenalkan di Meksiko

Jagung Bose, kuliner khas NTT yang wajib dicoba

Nikmatnya Mie Ongklok berpadu sate sapi di tengah dinginnya Wonosobo

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami