Insentif Guru Ngaji di Kota Bogor Naik 50 Persen Tahun Depan

Insentif Guru Ngaji di Kota Bogor Naik 50 Persen Tahun Depan
PERISTIWA | 26 November 2020 21:29 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memastikan insentif guru ngaji pada 2021 naik hingga 50 persen. Dari saat ini Rp100 ribu menjadi Rp150 ribu.

"Kami juga memberi peningkatan manfaat dari insentif ini bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan membayar premi Rp5.400 per bulan para guru ngaji akan dicover jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja," kata Dedie, Kamis (26/11).

Selain menambah besaran insentif, jumlah penerima pun ditambah dari 2.600 orang menjadi 2.700 orang pada tahun depan. "Ini bentuk perhatian Pemkot Bogor kepada guru ngaji. Nanti isentifnya diberikan tiap enam bulan sekali," katanya.

Sementara Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor, Dody Ahdiay menjelaskan, penambahan jumlah penerima sebanyak 100 orang ini belum mampu memenuhi seluruh guru ngaji yang ada.

"Potensi guru ngaji dan pengurus masjid di Kota Bogor jumlahnya hampir 40 ribu orang. Secara bertahap kita akan penuhi. Karena memang keterbatasan anggaran," jelas Dody.

Tahun depan, kata dia, Pemkot Bogor juga akan memberi pembekalan materi maupun metode pembelajaran kepada guru ngaji yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor. (mdk/ray)

Baca juga:
Berebut Tempat di Lingkar Luar Stadion Pakansari
Bima Arya: Rizieq Syihab Minta Tidak Dijenguk Dulu Karena Ingin Istirahat Total
Setelah 2 Pejabat Pemkot Bogor, Giliran Sekretaris Dinkes Positif Covid-19
Rizieq Syihab Masuk IGD RS Ummi Bogor Akibat Kelelahan
Polisi Beri Sinyal Tetapkan Tersangka Terkait Kerumunan Rizieq Syihab di Megamendung

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami