Insentif Tenaga Kesehatan di Kudus Belum Cair

Insentif Tenaga Kesehatan di Kudus Belum Cair
PERISTIWA | 29 Mei 2020 11:22 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemberian insentif terhadap tenaga kesehatan yang menangani pasien yang terpapar penyakit virus Corona (Covid-19) hingga kini belum cair. Alasannya karena masih menunggu hasil verifikasi data tenaga kesehatan yang diusulkan ke Kementerian Kesehatan.

"Hingga saat ini, kami masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat melalui Kemenkes dari usulan tenaga kesehatan yang disampaikan sebelumnya," kata Pelaksana Tugas Bupati Kudus M. Hartopo, Jumat (29/5).

Dia mengungkapkan, semua tenaga kesehatan yang diajukan mendapatkan insentif harus melalui verifikasi Kementerian Kesehatan.

Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kudus, Andini Aridewi menambahkan, sampai saat ini tenaga kesehatan yang sudah mengajukan baru dari Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, sedangkan lainnya belum.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Joko Dwi Putranto menjelaskan, tenaga kesehatan yang bisa mengajukan memang harus memenuhi beberapa kriteria yang ditentukan oleh Kemenkes.

Tahapannya, lanjut dia, fasilitas kesehatan yang benar-benar menangani pasien COVID-19 mengajukan daftar nama tenaga kesehatan, kemudian diverifikasi oleh tim DKK.

"Jika dinyatakan sesuai kriteria, kemudian diusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk diverifikasi kembali," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Pemkab Kudus, katanya, juga menyiapkan anggaran serupa melalui dana tidak terduga yang nantinya diberikan kepada tim kesehatan yang melakukan pelacakan kontak pasien COVID-19 hingga petugas tes cepat corona (rapid test), serta tenaga surveilans.

Adapun nilai insentif yang diberikan kepada tenaga kesehatan sesuai surat dari Kementerian Keuangan untuk dokter spesialis sebesar Rp15 juta per bulan, sedangkan dokter umum dan dokter gigi sebesar Rp10 juta, bidan dan perawat sebesar Rp7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp5 juta.

Sementara nilai santunan bagi tenaga medis yang meninggal sebesar Rp300 juta. (mdk/fik)

Baca juga:
Sekretaris UI Ibaratkan Lawan Covid-19 Seperti Perang, Butuh Komando yang Jelas
Dishub DKI: Pemeriksaan SIKM Sampai Covid-19 Terkendali
DPR: Persepsi Pemerintah dan Masyarakat Soal New Normal Harus Sama
Fokus Corona, Jokowi Minta Menteri Jangan Lupakan TBC, Stunting dan DBD
Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Sabtu di Kapuas Ditutup Sementara
Kota Tangerang Tunggu Arahan Pusat soal Aturan Siswa Kembali ke Sekolah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5