Irwandi ingatkan penyalur gas bersubsidi di Aceh tak main-main

PERISTIWA | 20 Maret 2018 01:38 Reporter : Afif

Merdeka.com - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, mengingatkan kepada seluruh penyalur dan dealer gas elpiji agar menyalurkan gas bersubsidi tepat sasaran. Kepada penyalur agar tidak main-main dengan harga jual dan harus menyalurkan kepada yang berhak menerima.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, menjelaskan gubernur berpesan penyaluran gas bersubsidi benar-benar tepat sasaran, dijual kepada masyarakat miskin, bukan kepada orang kaya maupun pedagang.

Gubernur Irwandi Yusuf, kata Mulyadi, juga meminta agar harga gas bersubsidi dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Pak gubernur mendapatkan banyak laporan dari masyarakat bahwa gas bersubsidi sulit mereka dapatkan, penyaluran tidak tepat sasaran, bahkan kalau ada barang, harganya sangat mahal, jauh di atas HET yang sudah ditetapkan pemerintah," ujar Mulyadi Nurdin, Senin (19/3) di Banda Aceh.

Mulyadi menambahkan, gubernur juga meminta kepada masyarakat yang melihat praktik penjualan gas bersubsidi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar segera melaporkannya.

"Gubernur juga berharap kepada aparat penegak hukum untuk menindak pelaku yang curang sesuai hukum yang berlaku," lanjutnya lagi.

Selain itu, kata Mulyadi, pihak penyalur juga harus memikirkan format penyaluran gas bersubsidi. Sehingga masyarakat tidak harus mengantre berlama-lama di pangkalan untuk mendapatkan gas bersubsidi LPG 3 Kg.

Baca juga:
Pertamina prediksi distribusi elpiji 3 kg melebihi kuota di 2018
Tempat penyuntikan gas bersubsidi di Tangsel digerebek, 7 pekerja diamankan
Warga keluhkan harga gas melon meroket hingga Rp 35.000 per tabung
Warga berdesakan beli elpiji 3 Kg di Kota Palu
Warga kesulitan dapatkan gas elpiji 3 kilogram
Tempat pengoplosan gas ilegal di Bekasi digerebek polisi
Rudini gelapkan ratusan tabung gas 3 kg, uangnya buat bayar utang dan beli sabu

(mdk/lia)

TOPIK TERKAIT