Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182 di Padang

Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182 di Padang
Jenazah Korban Sriwijaya Air Dimakamkan di Padang. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 23 Januari 2021 22:44 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Angga Fernanda tiba di rumah duka Sabtu pukul 12.00 WIB dan dimakamkan di Padang, Sumatera Barat.

"Jenazah Angga telah diberangkatkan pukul 09.00 WIB dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatra Barat hari ini," kata Paman Angga , Syahrion (43) di Padang, Sabtu.

Ia mengatakan jenazah awalnya akan diberangkatkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air namun karena tidak ada jadwal penerbangan Sriwijaya Air maka Angga dipulangkan dengan pesawat Lion Air.

Angga tiba di BIM sekitar pukul 10.55 WIB dengan melalui sejumlah prosedur di bandara sebelum akhirnya dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulans.

Setiba di rumah, Jenazah Angga disambut dengan isak tangis keluarga serta ramai dikunjungi oleh para pelayat.

Almarhum dishalatkan di Masjid yang berada di dekat rumah duka dan dimakamkan di pusara milik keluarga di Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Suasana haru terasa saat jenazah akan dibawa dari rumah duka untuk dishalatkan. Kerabat meminta keluarga untuk berlapang dada dan ikhlas menghadapi musibah ini.

Jenazah Angga bisa dipulangkan setelah berhasil diidentifikasi dan hasilnya dilaporkan kepada pihak keluarga pada Kamis, 21 Januari 2021. Kepastian itu berdasarkan hasil dari tes DNA terhadap anaknya yang baru lahir.

Almarhum Angga meninggal dalam usia yang masih terbilang muda yakni pada usia 28 tahun dan meninggalkan istri dan seorang anak yang baru saja lahir pada 2 Januari 2021.

Saat anaknya masih berusia tujuh hari , Angga mendapat telepon dari bosnya untuk kembali bekerja di Pontianak. Angga bekerja di perusahaan yang bergerak di sektor perkapalan di Kalimantan.

Naas baginya, saat berangkat untuk kembali bertugas, pesawat yang ditumpanginya jatuh di perairan kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021.

Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 awak kabin, 40 penumpang dewasa, 7 penumpang anak-anak, dan 3 bayi. (mdk/gil)

Baca juga:
Sriwijaya Air Ingatkan Keluarga Korban Tolak Oknum Tawarkan Urus Asuransi Kecelakaan
42 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ-182 Telah Terima Santunan dari Jasa Raharja
2 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Balita Bernama Yunma
Tabur Bunga, Dirut Sriwijaya Air Harap Seluruh Identitas Korban Terungkap
Tim DVI Polri Target Sepekan Rampungkan Identifikasi Seluruh Korban Sriwijaya Air
Tangis Keluarga Saat Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami