Istana Jelaskan Batalnya Tetty Paruntu Bertemu Jokowi

PERISTIWA | 22 Oktober 2019 19:12 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rahman, mengungkapkan batalnya Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu (Tetty) bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Dia mengakui bahwa Tetty diundang pihak istana. Namun, akhirnya presiden mempunyai pertimbangan tertentu.

"Diakui memang diundang kan, disampaikan melalui WA langsung tetapi kemudian ada sejumlah pertimbangan terkait dengan prinsip kehati-hatian. Tidak menunjukan soal hukum sebenarnya, tapi lebih pada prinsip kehati-hatian saja," kata Fadjroel di Istana Negara, Rabu (22/10).

Menurutnya, Jokowi mencermati betul soal calon menterinya. Tetty memang pernah diperiksa terkait kasus korupsi yang menimpa politikus Golkar Bowo Sidik. Kepala negara ingin para pembantunya bersih dari masalah di kabinet jilid II.

"Semuanya mudah-mudahan, Insya Allah bersih dari masalah-masalah sehingga tidak mengganggu pekerjaan kabinet berikutnya," ucapnya.

Sebelumnya, Tetty tiba di Istana Negara pada Selasa (21/10) pagi setelah kedatangan Mahfud MD. Tetty yang mengenakan kemeja putih langsung masuk ke istana tanpa memberikan keterangan kepada awal media.

Namun, diketahui, Tetty keluar kompleks istana melalui pintu samping setelah dirinya bertemu dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Baca juga:
Kejutan-Kejutan Jelang Pengumuman Menteri Jokowi
Bamsoet Ogah Tanggapi Soal Tetty Paruntu 'Dicegat' Airlangga di Istana
Golkar Sebut Tetty Batal Bertemu Jokowi Usai Diklarifikasi Kasus Bowo Sidik
Siapa yang Jegal Tetty Paruntu jadi Menteri Jokowi?
UPDATE: Ini Para Tokoh yang Sudah Dipanggil Jokowi, Prabowo Positif Jadi Menteri

(mdk/did)