Istana Pastikan Tangani Kasus Penculikan 2 WNI di Filipina

PERISTIWA | 25 Februari 2019 17:53 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan pemerintah melalui Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi sudah melakukan koordinasi dengan Filipina terkait penculikan 2 warga negara Indonesia (WNI) oleh kelompok teroris pimpinan Abu Sayyaf. Koordinasi tersebut dilakukan secara tertutup.

"Kita melakukan koordinasi. Karena ini kan sudah beberapa kali terjadi. Jadi secara tertutup sudah dilakukan," katanya di kantornya, Senin (25/2).

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, Indonesia telah menjalin kerja sama penanganan terorisme dengan Filipina dan Malaysia. Dengan demikian, tidak begitu sulit bagi pemerintah untuk berkoordinasi dengan Filipina dalam menangani penculikan 2 WNI.

"Ini sedang dilakukan. Info seperti ini tak bisa serta merta dilakukan secara terbuka. Langkah-langkah tertutup sudah dilakukan pemerintah Indonesia maupun pemerintah Filipina berkaitan dengan pembebasan sandera yang dilakukan teroris," jelasnya.

Sebelumnya, 2 WNI diculik anggota Abu Sayyaf pada 5 Desember 2018. Dalam video yang beredar memperlihatkan 2 pria WNI sujud sembari ditodong dengan golok oleh anggota Abu Sayyaf.

Keduanya tak mengenakan pakaian dan mata ditutupi dengan kain hitam. Di sekeliling dua pria itu tampak sejumlah orang bertopeng yang membawa senjata. Satu orang memegang golok dan mengarahkannya ke leher seorang pria.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal membenarkan video yang memperlihatkan dua orang Indonesia disandera komplotan bersenjata. Iqbal menyatakan, 2 orang itu diculik saat sedang bekerja menangkap ikan. Mereka berlayar bersama seorang warga negara Malaysia.

Iqbal menyatakan, keduanya diculik kelompok bersenjata di Filipina Selatan. Mereka adalah warga asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara bernama Hariadin dan Heri Ardiasyah. (mdk/fik)

Baca juga:
Polri Siapkan Tim Terbaik untuk Bebaskan Dua WNI Disandera Abu Sayyaf
Polri Siap Bantu Kemlu Bebaskan WNI Diculik Abu Sayyaf di Filipina
Menhan Hubungi Filipina, Bahas 2 WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf
Kemlu Pastikan WNI Sandera Abu Sayyaf yang Videonya Viral asal Wakatobi
Satu Nelayan WNI Kembali Dibebaskan dari Tawanan Abu Sayyaf Setelah Disandera 5 Bulan
WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tahun Lalu Akhirnya Dibebaskan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.