Istana Sebut Polisi Tak Perlu Izin Presiden untuk Periksa Mulan Jameela Jadi Saksi

Istana Sebut Polisi Tak Perlu Izin Presiden untuk Periksa Mulan Jameela Jadi Saksi
PERISTIWA | 15 Januari 2020 10:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, polisi tak perlu meminta izin Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk memanggil anggota DPR Fraksi Gerindra Mulan Jameela. Pasalnya, Mulan hanya dipanggil sebagai saksi kasus dugaan investasi bodong MeMiles.

"Kalau hanya sebagai saksi atau pihak yang diminta keterangannya tidak perlu izin Presiden," katanya kepada wartawan, Rabu (15/1).

Dini menyebut, Pasal 245 ayat 1 Undang-Undang tentang Majelis Pemusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3). Dalam pasal itu tidak dijelaskan harus izin presiden ketika memanggil anggota DPR sebagai saksi.

Kendati begitu, Dini menuturkan, polisi harus meminta izin apabila nantinya terjadi peningkatan status dari saksi menjadi tersangka.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) memastikan akan memanggil Mulan Jameela untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan investasi bodong aplikasi MeMiles.

Polda Jatim juga akan mengajukan izin tertulis kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memanggil Mulan Jameela, karena dia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol, Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pihaknya akan menempuh segala prosedur untuk memanggil yang bersangkutan.

Trunoyudo mengatakan, keterangan Mulan dibutuhkan penyidik untuk melengkapi informasi dan mengetahui sejauh mana keterlibatannya dalam investasi MeMiles.

Selain itu, kata Trunoyudo, melalui pemeriksaan ini yang bersangkutan mestinya bisa mengklarifikasi secara langsung kepada penyidik Polda Jatim. Hal itu untuk menghindari informasi yang saat ini tengah beredar di masyarakat.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com

(mdk/fik)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami