Istana Soal Demo 212: Itu Hak Konstitusional, Selama Bersubstansi

Istana Soal Demo 212: Itu Hak Konstitusional, Selama Bersubstansi
PERISTIWA | 21 Februari 2020 16:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mendukung aksi 212 yang digelar di Monas. Menurut dia, aksi demonstrasi merupakan hak konstitusional setiap warga negara Indonesia sebagaimana diatur dalam UU 1945.

"Demo ya demo aja lah. Itu kan hak konstitusional WN kan katanya ingin bersuara, memberikan pendapat, pasal 28 dan sebagainya. Bagus-bagus aja, selama demonya bersubstansi," kata Dini di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (21/2).

Dini meminta massa aksi demo yang terdiri dari PA 212, GNPF dan FPI untuk menyampaikan poin-poin apa saja yang menjadi keberatan tanpa menimbulkan provokasi. Pemerintah, kata dia, akan menyerap aspirasi atau pendapat yang disampaikan massa aksi 212.

"Kalau mau demo enggak apa-apa. Itu kan jadi catatan pemerintah bahwa oh ada ketidaksenangan nih, apa isunya. Kan bagus juga, harus menjadi pemerhati pemerintah," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Aksi kelompok massa 212 kembali...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami