Istana Soal Kinerja Jokowi & Ma'ruf Selisih 20%: Super Team Dibangun Bukan Super Man

Istana Soal Kinerja Jokowi & Ma'ruf Selisih 20%: Super Team Dibangun Bukan Super Man
PERISTIWA | 17 Februari 2020 17:32 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Survei Indobarometer menunjukkan tingkat kepuasan publik kepada 100 hari Presiden Joko Widodo tinggi dibanding Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyebut semua pekerjaan negara dilakukan bersama dan bukan individual.

"Sebenarnya kan semua pekerjaan bersama. Makanya yang dibangun adalah super team bukan super man. Super team yang dibangun, jadi ya semua agregat dari semua pekerjaan yang apa itu memikirkan pemerintahan ini. Maksudnya hasilnya sebuah agregat dari pekerjaan semua unit-unit kerja yang ada di kementerian maupun lembaga," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (17/2).

Survei Indobarometer juga mengulas kinerja para menteri. Moeldoko menyebut memberikan penilaian harus menyeluruh dan bukan karena isu tertentu.

"Jadi ngeliat sepotong-sepotong nanti menjadi nggak utuh. Jadi lihat secara keseluruhan baru kita memberikan penilaian. Menurut saya seperti itu jangan juga karena isu, dan seterusnya. Melihat dari kinerja kementerian kita melihatnya bukan dari sepotong-sepotong. Kita melihatnya secara keseluruhan," tuturnya.

Mantan Panglima TNI tersebut membantah akan ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Moeldoko bilang, kepala negara masih fokus memberikan tugasnya kepada para menteri.

"Belum belum, itu presiden masih memberikan dukungan penuh kepada kementerian untuk bekerja dengan baik. jadi itu fokusnya," tutup Moeldoko.

1 dari 1 halaman

Kepuasan Publik Terhadap Maruf Amin Tak Sampai 50%

Survei Indobarometer menunjukkan tingkat kepuasan publik kepada 100 hari Presiden Joko Widodo tinggi. Tingkat kepuasan ini bahkan melampaui tingkat kepuasan 100 hari Jokowi pada periode pertama.

Pada survei teranyar Indobarometer, tingkat kepuasan terhadap Presiden Jokowi sebesar 70,1 persen yang terbagi 12,3 persen sangat puas dan 57,8 cukup puas.

Yang menyatakan tidak puas 27,4 persen dengan pembagian 25,1 persen kurang puas dan 2,3 persen tidak puas. Sementara responden yang menyatakan tidak tahu sebanyak 2,6 persen.

Tingkat kepuasan itu lebih besar dibandingkan lima tahun lalu. Pada survei nasional Indobarometer 2015, tingkat kepuasan kepada Jokowi 57,5 persen. Sedangkan yang tak puas sebesar 37,5 persen.

Sementara publik terlihat tak terlalu puas dengan tingkat kepuasan wapres yang hanya sebesar 49,6 persen, yang dibagi 5,9 persen sangat puas, 43,7 persen cukup puas. Dalam survei yang menyatakan tidak puas mencapai 37,5 persen dengan pembagian 32,7 persen kurang puas dan 4,8 persen tidak puas. Tidak tahu 12,9 persen.

Kepuasan kinerja Wapres Ma'ruf Amin ini lebih rendah dibandingkan Jusuf Kalla. Pada 100 hari Jusuf Kalla, tingkat kepuasan 53,3 persen dan tidak puas 38,8 persen.

Namun, kinerja menteri 100 hari lebih tinggi dibandingkan Wapres Ma'ruf. Tingkat kepuasan menteri Kabinet Indonesia Maju sebesar 54,4 persen dan tidak puas 28,1 persen.

"Kepuasan menteri, di atas kepuasan Wapres Ma'ruf Amin," kata Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam rilis survei di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2). (mdk/gil)

Baca juga:
Survei: 70,1% Publik Puas Kinerja Jokowi, Ma'ruf Amin Tak Sampai 50%
Riset: Kinerja 10 Menteri Kabinet Indonesia Maju di 100 Hari Paling Memuaskan
Effendi Simbolon Kritik Sejumlah Menteri Jokowi
Politikus PDIP Effendi Simbolon Minta Jokowi Hapus Pos Menko karena Tak Efektif
Susunan Kabinet di 100 Hari Jokowi-Maruf, Banyak Menteri Dinilai Salah Posisi
Survei: Masyarakat Paling Puas Kinerja Infrastruktur di 100 Hari Jokowi-Ma'ruf

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami